Spekulasi Kenaikan BBM: Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan harga BBM belum akan naik. Foto: Ist.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan harga BBM belum akan naik. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Spekulasi Kenaikan BBM yang beredar luas di tengah masyarakat dipastikan tidak benar. Pemerintah melalui pimpinan DPR menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

Spekulasi Kenaikan BBM Picu Kepanikan Masyarakat

Isu mengenai kenaikan harga BBM yang disebut akan berlaku pada 1 April 2026 sempat memicu kepanikan di sejumlah daerah. Dampaknya, beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dilaporkan mengalami antrean panjang akibat masyarakat yang khawatir harga BBM akan segera naik.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Menurutnya, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat namun memastikan kabar kenaikan harga tersebut tidak berdasar.

BACA JUGA:  KPK Gelar 11 OTT Sepanjang 2025, Sasar Sektor Vital dan Pulihkan Aset Negara Triliunan Rupiah

Dasco menjelaskan bahwa pemerintah telah memantau situasi di lapangan, termasuk munculnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Fenomena tersebut dipicu oleh informasi yang beredar di media sosial mengenai kemungkinan penyesuaian harga BBM.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/eskalasi-kompetensi-akademik-siswa-hasil-snbp-2026-rilis/

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik ataupun melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah memastikan harga BBM yang berlaku saat ini masih tetap sama dan belum ada kebijakan baru yang dikeluarkan.

Selain itu, Dasco juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penimbunan BBM. Menurutnya, tindakan tersebut justru dapat mengganggu distribusi bahan bakar dan merugikan masyarakat lainnya.

Pemerintah juga memastikan bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi aman. Ketersediaan bahan bakar dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, isu yang beredar sebelumnya menyebutkan bahwa harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax akan naik hingga Rp17.850 per liter mulai awal April 2026.
Informasi tersebut kemudian dibantah oleh Pertamina. Perusahaan energi milik negara tersebut menyatakan belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Lanjutan Proses Berkas P21

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa informasi mengenai proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar luas tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Menurut Baron, hingga saat ini perusahaan masih menjalankan kebijakan harga yang berlaku dan menunggu keputusan resmi dari pemerintah apabila nantinya ada penyesuaian.

Dengan adanya klarifikasi dari pemerintah dan Pertamina, masyarakat diharapkan tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah juga mengingatkan agar publik selalu mengacu pada pengumuman resmi dalam menyikapi isu-isu terkait kebijakan energi nasional. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Spekulasi Kenaikan BBM: Pemerintah Pastikan Harga Tetap”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Kesempatan Kerja, Menaker Ajak Perusahaan KEK Mandalika Gunakan MagangHub
OTT KPK Jerat Bupati Langkat: Dugaan Suap dan Gratifikasi Capai Rp4,3 Miliar
OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek
Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan
Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar
KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing
Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi
Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:53 WIB

Perluas Kesempatan Kerja, Menaker Ajak Perusahaan KEK Mandalika Gunakan MagangHub

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:47 WIB

OTT KPK Jerat Bupati Langkat: Dugaan Suap dan Gratifikasi Capai Rp4,3 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar

Berita Terbaru