Tinjau Kawasan Banjir Rob, Gubernur Minta Pelindo I Bersinergi Menata Permukiman Belawan

Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Pjs Walikota Medan Arief Sudarto Trinugroho meninjau perkampungan warga di Lorong Ujung Tanjung Dua Bagan Deli Belawan yang kerap terkena banjir rob. Foto:D|Ist

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Pjs Walikota Medan Arief Sudarto Trinugroho meninjau perkampungan warga di Lorong Ujung Tanjung Dua Bagan Deli Belawan yang kerap terkena banjir rob. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Selasa (20/10), mendadak turun ke Belawan menyusul mencuatnya cerita keresahan masyarakat atas banjir rob yang kian parah di kawasan ini. Informasi diperoleh Mediadelegasi, Pelindo I akhirnya menghentikan aktivitas penimbunan muara sungai di dekat kantor Sahbandar Belawan.

Mengatasi ini, tegas Edy, Pemko Medan dengan bantuan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I diminta mencari solusi yakni untuk segera membangun Rusun atau Rumah Susun yang nantinya dapat ditempati warga di pinggiran pantai Belawan. “Saya minta ke depan Camat untuk lebih tegas lagi. Jangan nanti sudah kita bangun tempat ini, hal ini masih terjadi, maka repot kita. Tidak akan siap kita menata daerah ini,” katanya.

BACA JUGA:  Polsek Medan Baru Bersama Muspika Gelar Operasi Pekat

GM Pelindo 1 Cabang Belawan Yarham Harid mengatakan akan segera menyampaikan hal tersebut ke Kementerian untuk segera ditindaklanjuti. Menurutnya, Pelindo I Belawan siap bersinergi dengan Pemko Medan dalam menata Belawan agar lebih baik ke depan.

“Kita akan segera sampaikan arahan Bapak ke pusat. Untuk Pelindo I Belawan sendiri siap bersinergi dengan Pemko Medan, dengan memberikan dana CSR kami dalam penataan daerah ini,” katanya.

Edy Rahmayadi meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Pelindo I Belawan untuk bersinergi dengan menyatukan masterplan guna menata dan mengembalikan kelestarian daerah pinggiran pantai di Belawan yang kerap terkena banjir rob.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi, saat meninjau perkampungan warga di Lorong Ujung Tanjung Dua, Bagan Deli, Belawan yang kerap terkena banjir rob. Gubernur melihat kawasan ini perlu segera ditata agar tidak terlihat kumuh dan kebersihan warga dapat terjaga.

BACA JUGA:  ASN Kota Medan Setiap Jumat Gunakan Pakaian Adat

“Ini harus terkoneksi dengan Pemko dan Pemprov Sumut. Kita harus duduk bersama dan apa yang harus kita perbuat dalam mengatasi hal ini, harus ada jawaban yang benar. Pelindo dan Pemko serta lainnya harus berbuat apa? BPN juga akan saya undang dalam menangani banjir rob yang kerap terjadi di sini,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru