Wakil Bupati Samosir Hadiri rakor penanggulangan Tuberculosis

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)

Samosir – Mediadelegasi: Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Eliminasi Tuberkulosis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jl. Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025).

Rakor dipimpin Mendagri Tito Karnavian didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Hadir 8 Gubernur serta 193 Bupati/Wali Kota dari berbagai provinsi seluruh Indonesia.

Berdasarkan Laporan Global Tuberculosis Report 2024 mencatat Indonesia berada di peringkat kedua dunia dengan estimasi 1,09 juta kasus TBC dan 125 ribu kematian per tahun. Angka ini menegaskan urgensi percepatan penanggulangan TBC secara masif dan terintegrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat eliminasi TBC. Membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah melalui kebijakan, kewenangan, dan sumber daya yang ada.
“Semua perangkat daerah harus bergerak bersama. Kemendagri akan memastikan agar penanggulangan TBC menjadi prioritas pembangunan di setiap daerah,” kata Tito

Tito yakin, dengan pengalaman Indonesia menghadapi pandemi COVID-19 sebagai bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat membawa bangsa keluar dari krisis. Untuk itu kata Tito, Kerjasama semua pihak menjadi kunci pemberantasan tuberculosis dengan vaksin dan obat yang tersedia. “Seharusnya kita lebih bisa bertindak tegas dan terukur. Jangan ada lagi kesenjangan pelayanan” tegasnya.

BACA JUGA:  SELAIN BIAYA GRATIS, BUPATI SAMOSIR SERAHKAN BANTUAN PUDING KEPADA AKSEPTOR KB

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa percepatan eliminasi TBC merupakan salah satu program prioritas nasional (quick win) Presiden Prabowo. Ia mengingatkan bahwa TBC memiliki tingkat kematian lebih tinggi dibandingkan COVID-19.
“Sejak ditemukan, TBC telah merenggut hingga 1 miliar nyawa di dunia. Saat ini, setiap tahun terdapat sekitar 1 juta kematian global, termasuk 125 ribu di Indonesia. Artinya, setiap lima menit ada dua orang Indonesia meninggal karena TBC,” jelas Menkes.

Dari estimasi 1 juta kasus per tahun, Indonesia baru mencatat 508.994 kasus hingga 25 Agustus 2025 atau 47% dari target nasional. “Target tahun ini adalah menemukan minimal 900 ribu kasus. Begitu pasien ditemukan, pengobatan jelas tersedia. Yang terpenting memastikan pasien minum obat teratur selama enam bulan agar sembuh total dan tidak menularkan lagi,” tambahnya.

Menkes menyebutkan, cakupan Terapi Pencegahan TBC (TPT) masih rendah. Hingga Agustus 2025, baru 108.590 kontak serumah penderita TBC (sekitar 8%) yang mendapat TPT, jauh dari target nasional 72%.
“Rendahnya capaian TPT menunjukkan pentingnya dukungan lintas sektor, peningkatan edukasi masyarakat, serta optimalisasi peran pemerintah daerah untuk memperluas cakupan pencegahan,” ujar Menkes.

BACA JUGA:  Warga Simanindo Gembira Terima Bantuan RapBerjuang

Dari sisi pendanaan, Menkes menegaskan bahwa dukungan anggaran sudah tersedia baik dari hibah maupun APBN. Namun, realisasi di sejumlah daerah masih rendah. Menkes meminta gubernur, bupati, dan wali kota memastikan anggaran TBC dimanfaatkan optimal untuk menemukan dan mengobati pasien.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah diminta untuk menetapkan regulasi daerah yang mendukung percepatan eliminasi TBC, Mengalokasikan anggaran memadai untuk program TBC, Memperkuat layanan kesehatan primer untuk deteksi dini dan pengobatan dan Melibatkan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta sektor swasta dalam pencegahan dan penanggulangan TBC.

Sebagaimana arahan menteri dalam rakor tersebut, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan Pemkab. Samosir mendukung sepenuhnya upaya pemerintah pusat untuk memberantas TBC. Terutama untuk Kabupaten Samosir, akan lebih mengaktifkan tim percepatan penanggulangan TB.
“Pemkab. Samosir siap mendukung percepatan eliminasi TBC. Kita akan memperkuat sistim penanganan dengan tim percepatan penanggulangan TB di daerah” kata Ariston.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru