Wali Kota Buka Musrenbang RKPD Kota Medan Tahun 2020

Selasa, 30 Maret 2021 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Medan Tahun 2022 di Hotel Santika Dyandra Medan, Selasa (30/03).

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, musrenbang ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman,SE, Staf Ahli Gubsu Bid. Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Kaiman Turnip, M.Si, Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim,SE, unsur Forkopimda Kota Medan, Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim Dekranasda dan PKK Kota Medan, pimpinan BUMN dan BUMD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Camat sekota Medan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan juga tokoh agama.

Bertemakan “kolaborasi stakeholder pembangunan kota untuk pemulihan ekonomi melalui peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan sosial dan pembangunan infrastruktur menuju Medan berkah, maju dan kondusif” Wali Kota Medan menginginkan agar hasil musrenbang ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat kota Medan.

Wali Kota Medan dalam sambutannya menitikberatkan terhadap lima program prioritas Pemko Medan. Pertama, peningkatan pelayanan kesehatan terutama dalam menekan angka penyebaran virus covid-19. Wali Kota Medan menargetkan Kota Medan dapat keluar dari zona merah.

“Kita harus yakin kota Medan dapat keluar dari zona merah covid-19, ini harus bisa kita capai,” kata Wali Kota Medan.

Selanjutnya kedua, Wali Kota Medan menekankan masalah kebersihan kota. Wali Kota Medan ingin agar Dinas Kebersihan dan Pertamanan dapat berkolaborasi dengan Kecamatan agar dapat dilakukan pembagian tugas agar masalah kebersihan ini dapat menjangkau hingga ke lingkungan.

BACA JUGA:  Bupati Batubara Menyuap Mandalasah Turnip

“Masalah kebersihan di Kota Medan harus terstruktur. OPD harus berkolaborasi dengan Kecamatan untuk mengatasi masalah ini hingga ke lingkungan, apabila itu dapat kita capai tentu kita akan percaya diri berkolaborasi dengan Kab/ kota lainya dan Pemerintah Provinsi,” jelas Wali Kota Medan.

Selanjutnya mengenai peningkatan infrastruktur. Artinya penanganan infrastruktur harus dapat cepat diselesaikan. Wali Kota Medan menargetkan selama dua tahun kedepan masalah infrastruktur di Kota Medan harus sudah di selesaikan.

“Saya minta selama dua tahun masalah infrastruktur di kota Medan dapat diselesaikan karena ini menjadi keluhan masyarakat, namun saya ingatkan kualitas infrastruktur yang dibangun harus dijaga jangan asal membangun,” tegas Wali Kota Medan.

Setelah itu yang ke empat, Wali Kota Medan bertekad membangun kawasan heritage Kesawan untuk dijadikan “The Kitchen of Asia”.

Pembangunan kawasan bersejarah ini bukan maju kedepan tetapi mundur kebelakang. Artinya Wali Kota Medan ingin agar kawasan Kesawan dikembalikan fungsinya seperti zaman dahulu termasuk menjaga keaslian bentuk bangunan.

Dan yang kelima, lanjut Wali Kota Medan lagi ialah masalah penanganan banjir. Masalah tersebut menjadi tanggung jawab semua OPD, karena itu OPD harus saling berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan banjir ini.

“Banjir bukan hanya tanggung jawab satu OPD, tetapi semua OPD karena kalau sudah banjir semuanya pasti terkena imbasnya,” ucap Wali Kota Medan.

BACA JUGA:  Pemkot Medan Gelontorkan Rp198 Miliar

Untuk mencapai kelima program prioritas tersebut, Wali Kota Medan mengatakan harus ada perencanaan berdasarkan informasi dari setiap permasalahan yang ada. Informasi yang diproleh tersebut selanjutnya diolah menjadi data setelah itu barulah dapat dibuat sebuah perencanaan.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim,SE dalam sambutanya mengatakan musrenbang ini sangat strategis dalam menetapkan RKPD tahun 2022 yang menjadi pedoman dalam memutakhirkan rencana kerja OPD di lingkungan Pemko Medan pada tahun 2022.

DPRD Kota Medan telah berkontribusi menampung setiap aspirasi dari masyarakat yang diproleh melalui reses, usulan masyarakat, kunjungan kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang kemudian diserahkan ke Pemko Medan untuk dimasukan ke musrenbang sehingga penyelenggaraan musrenbang ini dapat menentukan kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut Hasyim menambahkan tantangan ditahun 2022 akan lebih berat, pemulihan ekonomi dan kesehatan harus menjadi fokus pemerintah. Disamping itu sektor pariwisata, pendidikan, infrastruktur dan kerukunan umat agama juga tidak bisa dikesampingkan dan harus selaras dengan pembangunan kota medan.

Sebelumnya Kepala Bappeda Kota Medan, Ir. Irwan Ritonga,M.Si dalam laporanya mengatakan musrenbang ini menjadi tahapan penting dalam pembangunan kota dan menjadi wadah konsultasi bagi segenap pemangku kepentingan kota untuk berdiskusi bersama mengatasi setiap permasalahan pembangunan kota.

Musrenbang ini di ikuti perwakilan dari Forkopimda Kota Medan, unsur pelayanan daerah, pimpinan perusahaan daerah, pimpinan Perguruan Tinggi, sektor swasta, dan organisasi sosial. D|Med-Gur|ril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru