Wali Kota Medan Dinilai Lamban Beri Solusi

Wali Kota Medan Dinilai Lamban Beri Solusi
Ketua Barisan Minang Bersatu Sumatera Utara Romy HS. Foto: Amirsyam

Medan-Mediadelegasi: Ketua Barisan Minang Bersatu Sumatera Utara (Sumut) Ir Romy HS menilai Wali Kota Medan Bobby Nasution lamban beri solusi mengenai kontroversi larangan beribadah yang sempat menimpa sejumlah jemaat Gereja Elim Kristen Indonesia (GEKI) pada 8 Januari 2023 lalu.

“Kita minta Wali Kota Medan Bobby Nasution gerak cepat mengumpulkan tokoh-tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB untuk duduk bersama mencari solusi atas masalah ini,” kata Romy HS di Medan, Senin (23/1).

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah petugas Satpol PP Medan terlibat adu argumen dengan jemaat GEKI yang hendak melaksanakan ibadah di sekitar Balai Kota Medan, setelah mereka dilarang menggelar kegiatan serupa di aula pusat perbelanjaan modern Suzuya Marelan, Kecamatan Medan Marelan.

Bacaan Lainnya

Romy menyesalkan lambannya Pemerintah Kota Medan dalam menuntaskan kendala beribadah yang dihadapi jemaat GEKI hanya karena alasan tidak sesuai dengan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penataan Kehidupan Beragama dan Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Medan.

Sementara, Presiden Jokowi selalu menegaskan bahwa Negara menjamin setiap orang melakukan ibadah sesuai agamanya, sebagaimana diatur dalam Pasal 29 UUD 1945.

Bahkan, lanjut dia, Presiden Jokowi pada acara pertemuan dengan para gubernur, wali kota dan bupati se Indonesia di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini kembali mengingatkan kembali hal serupa seraya mengkritisi soal masih terjadi pelarangan pendirian rumah ibadah dan kegiatan beribadah.

Pos terkait