Toba-Mediadelegasi: Sejumlah warga mengaku resah dengan aktivitas galian C di Desa Hutanamora Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.
Akibatnya, warga menggelar aksi spontan dengan memberhentikan sejumlah mobil yang sedang bermuatan maupun yang sedang tidak bermuatan di sekitar lokasi.
Boru Panjaitan didampingi warga sekitar menegaskan, melakukan penolakan aktivitas galian tersebut selain menimbulkan polusi udara, disinyalir jalan jarang disiram, mobil kencang-kencang melintasi perkampungan.
Dalam Bahasa Batak, Boru Panjaitan menyampaikan keberatan, atas kegiatan galian yang tidak memperhatikan sekitar. “Banyak abu, jadi jangan suka kalian di Jalan ini, apa ini diketahui Bupati, Polres sebab saya masyarakat juga tau aturan, bukannya melarang kalain cari nafkah, soriya bilangin kalian sama orang kaya kalian itu,” sebut Boru Panjaitan.