Medan-Mediadelegasi: Anggota Pansus LKPJ DPRD Medan Antonius Tumanggor tidak mempersoalkan honorer di Pemko Medan memakai mobil mewah.
Hal itu dikatakanya pada Rapat Pansus LKPJ DPRD Medan, Senin (12/4) di Ruang Banggar DPRD Medan.
Rapat dipimpin Ketua Pansus LKPJ DPRD Medan Robi Barus SH dengan peserta rapat Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus LKPJ Tahun 2020 serta OPD Pemko Medan.
Menurut anggota DPRD Medan dari Partai Nasdem ini, Pemko Medan harus ada kemajuan dan aset-aset serta program harus dijalankan dengan baik.
Dia juga menyoroti anggaran Pemko Medan banyak Silva pada 2020.
“Banyaknya anggota DPRD yang menyatakan Honorer memakai mobil mewah, tapi Antonius tidak mempersoalkan hal tersebut,” katanya
Namun dia menginginkan pegawai honorer bisa bekerja dengan maksimal serta diberdayakan untuk melihat potensi rumah makan dan parkir.
Selain itu, Antonius juga menyoroti penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Hak Pengelolaan (HPL) di sepanjang Jalan Nibung Raya.
Sementara Ketua Pansus LKPJ menambahkan masalah perparkiran yang ada di Brastagi Swalayan untuk lebih dicermati pengolahannya agar PAD Kota Medan bisa naik sesuai dengan program Pemko Medan.
“Ini jadi catatan, ke depan LKPJ 2021 tidak ditemukan lagi. Harus ada perbaikan, khususnya di bagian aset. Banyak aset yang tidak atau lupa dicatat, dan untuk Dispenda kota Medan agar tidak lagi menggunakan sistem manual untuk meminimalisir kebocoran PAD (Pendapatan Asli Daerah),” tegasnya. D|Med-Gur.






