Purwakarta-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi selama lima hari kedepan di lima kecamatan, yakni Kecamatan Purwakarta, Pasawahan, Plered, Maniis dan Sukasari
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan OPM ini digelar sebagai upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli masyarakat di bulan Ramadan dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
“Semoga OPM ini bisa membantu dan meringankan beban warga kurang mampu di lima kecamatan, meskipun jumlahnya memang tak banyak,” jelas Anne usai meluncurkan pembukaan Operasi Pasar Murah dikelurahan Tegal Munjul, Purwakarta, Selasa (4/5).
Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Purwakarta, Karliati Djuanda menyampaikan OPM di lima kecamatan ini bakal diadakan selama lima hari kedepan.
“Anggarannya terbatas, jadi hanya bisa menyisir dilima kecamatan yang memang dianggap kurang mampu terutama diKecamatan Purwakarta. Jadi, mulai besok akan ada OPM guna menekan harga,” ujarnyaya.
Ia menyebutkan Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta akan mematok harga komoditas telor per kilogramnya Rp 18 ribu, sementara beras premium seharga Rp 10 ribu.
“Kami sengaja mengadakan OPM mendekati lebaran karena memang momen itulah warga ingin memenuhi kebutuhannya. Adanya OPM memang sangat bermanfaat dampaknya yang bisa membuat harga-harga menjadi turun, seperti daging ayam kami ingin menekan hingga ke harga Rp 30 ribu per ekornya,” jelas Karliati saat mendampingi Bupati.
Ditempat yang sama, Wakil Kepala Bulog Sub Divre Subang, Umar Said, mengungkapkan, menjelang lebaran ini, erkait dengan pemenuhan sejumlah kebutuhan bahan pokok penting, mulai dari beras hingga daging, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan Bulog
“Khusus untuk Purwakarta, kita sudah siapkan daging sapi dan kerbau beku sebanyak 2 ton,” katanya.
Ia menambahkan harga daging sapi beku, dibandrol Rp 90 ribu per kilogram, sedangkan harga daging kerbau beku Rp 75 ribu per kilogramnya.
“Jika minat masyarakat tinggi, maka pihaknya bisa menambah pasokan untuk daging beku tersebut,” jelasnya.
Menurut umar, selain daging, pihaknya juga menyediakan bahan pokok penting lainnya.
“Masyarakat tek perlu khawatir, stoknya cukup banyak. Bulog juga menyediakan bahan pokok penting lainnya, seperti, beras medium, beras premium, gula pasir, minyak sayur dan terigu” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan stok cadangan pangan daerah yakni beras, jumlahnya mencapai 12 ribu ton.
“Stok cadangan cukup melimpah. Cadangan beras yang ada di gudang Bulog sangat banyak. Insya Allah, stok beras aman. Sebab, stok yang ada di kita cukup banyak,” terang umar. D/Jbr-Par






