Banyak Peserta Seleksi PPPK Simalungun tak Lolos Passing Grade

- Penulis

Senin, 20 September 2021 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga (foto kanan). Ketua FGHS Ganda Armando Silalahi (foto kiri). Foto: D|Ist

Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga (foto kanan). Ketua FGHS Ganda Armando Silalahi (foto kiri). Foto: D|Ist

Simalungun-Mediadelegasi: Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun memastikan banyak peserta seleksi kompetensi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus guru, di Kabupaten Simalungun, tidak lolos passing grade atau tidak memenuhi nilai ambang batas.

“Secara umum kami lihat, mayoritas peserta tidak memenuhi passing grade,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga kepada wartawan di Pamatangraya, Senin (20/9).

Menurutnya, ada 2.103 orang yang terdaftar sebagai peserta seleksi PPPK tahap I di Simalungun, sejak tanggal 13 sampai 17 September 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai kumulatif paling tinggi untuk seleksi kompetensi adalah 740 dengan rincian, 500 untuk seleksi kompetensi teknis, 200 untuk seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural serta 40 untuk wawancara.

Nilai ambang batas adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi. Misalnya, 130 nilai ambang batas untuk seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural serta 24 untuk wawancara.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Bersama Pangdam I/BB Pimpin Penataan Kerambah Jaring Apung Kawasan Danau Toba

Menurutnya, peserta yang tidak lolos passing grade tahap I, masih diberi kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi tahap II  pada bulan Oktober mendatang.

“Juga masih ada kesempatan ujian tahap III dan pesertanya pelamar yang tidak lolos tahap II ditambah pelamar dari luar daerah Kabupaten Simalungun,” urainya.

Kenapa Dipersulit

Ketua Forum Guru Honor Simalungun (FGHS) Ganda Armando Silalahi mengkritik tingginya passing grade dalam tes seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Sebaiknya passing grade dikurangi. Ngapain dipersulit dengan teori atau ujian. Padahal, kita (guru honorer) ada yang sudah mengabdi selama 10 tahun lebih,” kata Armando, Senin (20/9).

Hal itu diungkapkan Armando menyikapi banyaknya peserta seleksi tahap I PPPK guru di Simalungun, yang tidak lolos passing grade atau nilai ambang batas.

BACA JUGA:  Petani di Bahjambi II Tanahjawa tak Bisa Bertanam Padi

Ia pun mengaku juga ikut seleksi tersebut meski sudah 13 tahun sebagai guru honorer.

“Kami ada 20 orang dalam satu ruangan sebagai peserta seleksi tahap I dan semuanya tidak ada yang lolos passing grade,” ujarnya.

Jika passing grade tidak terpenuhi maka dipandang perlu diambil kebijakan dalam penentuan kelulusan berdasarkan peringkat (ranking). Jadi, tidak hanya berpatokan terhadap nilai ambang batas.

Pelaksanaan seleksi tersebut dinilai memiliki beberapa kekurangan, khususnya soal passing grade dan tidak memperhatikan aspek peserta tes yang mengabdi lebih dari 10 tahun.

Menurut Armando, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) juga patut memberikan tambahan afirmasi bagi guru-guru honorer berdasarkan lama mengabdi.

“Guru honorer yang sudah mengabdi selama 10 tahun ke atas juga layak diangkat menjadi PPPK,” pungkasnya. D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika
Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih: Pemkab Simalungun Adakan Rakor Khusus
Bupati Simalungun Resmikan SPPG Makan Bergizi Gratis ala Delphi: Standar Tinggi Dijamin
Pelajar SMK Tewas Tertabrak KA Siantar Express 
Hari Terakhir Gerbang Tol Simpang Panei Gratis,Diserbu Wisatawan Menuju Danau Toba Arus Lancar Terkendali
Pelabuhan Tigaras Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Penumpang ke Samosir
Natal Berdarah di Simalungun, Empat Orang Ditembak
Jelang Nataru, Pemkab Simalungun Ajak Masyarakat Agar Tidak Panic Buying

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:34 WIB

Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47 WIB

Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih: Pemkab Simalungun Adakan Rakor Khusus

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:34 WIB

Bupati Simalungun Resmikan SPPG Makan Bergizi Gratis ala Delphi: Standar Tinggi Dijamin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelajar SMK Tewas Tertabrak KA Siantar Express 

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:33 WIB

Hari Terakhir Gerbang Tol Simpang Panei Gratis,Diserbu Wisatawan Menuju Danau Toba Arus Lancar Terkendali

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB