Medan-Mediadelegasi: Pemko Medan dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diharapkan turun menertibkan maraknya aksi-aksi pungutan liar (Pungli), premanisme, perjudian, gelandangan, pengemis, anak jalanan dan anak punk serta maraknya peredaran Narkoba yang sudah menjalar hingga pinggiran kota.
Selama ini keberadaan mereka sudah sangat mengganggu dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Hal itu harus menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti Pemko Medan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH kepada wartawan, Selasa (26/10).
Ditambahkannya, kondisi itu akan merusak kenyamanan dan keasrian kota yang saat ini tengah ditata Wali Kota Medan M Bobby A Nasution.
Banyaknya pembangunan jalan dan penataan kota akan terganggu dengan adanya pengutipan liar, perjudian serta gelandangan, pengemis, anak jalanan serta anak punk yang berkeliaran bebas di Kota Medan.
Seharusnya, Pemko mengambil inisiatif dengan memberantas itu namun memakai solusi memperlengkapi mereka dengan sejumlah keterampilan agar bisa menjadi manusia berguna.
Selain itu, ada beberapa permasalahan lain yang kerap terjadi seperti banyaknya penyalahgunaan fasilitas umum seperti jalan, trotoar, jalur hijau, taman dan tempat umum lainnya.
Bahkan, banyaknya timbunan timbunan material bangunan yang diletakkan di pinggir jalan dan tidak segera dipindahkan oleh pemiliknya, menjadi masalah bagi warga sekitar. Hal itu harus ditertibkan agar bisa menjaga ketertiban umum yang ada di Kota Medan. D|Red












