Kejatisu Masih Menelaah Dugaan Kejanggalan Proses Cados BLU UINSU

Kamis, 13 Januari 2022 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjukrasa damai Majelis Pemuda Pemerhati Demokrasi Sumatera Utara (MPPDSU) di depan gedung Kejatisu, Rabu (12/1). Foto: D|Ist

Unjukrasa damai Majelis Pemuda Pemerhati Demokrasi Sumatera Utara (MPPDSU) di depan gedung Kejatisu, Rabu (12/1). Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi:  Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), hingga kini masih terus menelaah dugaan kejanggalan proses penerimaan Calon Dosen (Cados) BLU UINSU Tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Erna Staf Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, ketika merespon perwakilan pengunjukrasa mengatasnamakan Majelis Pemuda Pemerhati Demokrasi Sumatera Utara (MPPDSU) di depan gedung Kejatisu, Rabu (12/1).

“Persoalan ini masih tahap telaah dan dalam dua peken ke depan kami akan kabari perkembangannya,” sebut Erna.

Kordinator aksi Ilham mengatakan, aksi unjukrasa yang mereka gelar merupakan yang ketiga kalinya, berharap dugaan kejanggalan pada seleksi penerimaan Cados Dosen BLU UINSU Tahun 2021 itu dapat ditangani secara hukum.

Dia kembali menyebutkan, salahg satu dugaan kejanggalan, ada yang lulus dalam seleksi Cados tersebut adalah orang dekat dan kerabat oknum pejabat UINSU hingga yang Cados yang melampaui batas usia.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Belum Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Aset PTPN I untuk Pembangunan Citraland, Pendalaman Terus Dilakukan

Kemudian, adanya dugaan Oknum peserta yang menang dalam seleksi penerimaan Cados hanya menggunakan Surat Keterangan Tanda Kelulusan (SKTL), bukan ijazah.

Pada bagian lain, mereka juga minta Kejatisu serius menangani dugan jual beli jabatan di UINSU. “Kami menunggu langkah maju penanganan,” tegasnya seraya berharap agar pihak Kejatisu menjadikan tuntutan sebagai atensi semoga penanganan hukumnya tidak berlarut dan jalan di tempat.

Dia mengatakan, aksi serupa juga telah mereka sampaikan di depan Mapolda Sumut sebelum mereka mendatangi gedung Kejatisu. D|Med-104

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB