Masyarakat dan Unika Santo Thomas Minta Kapolda Sumut Tegas

- Penulis

Selasa, 18 Januari 2022 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik luka yang dialami Juang Parlindungan Naibaho dalam kasus penembakan (foto kiri), Laporan di Polsek Sunggal (foto kanan). Foto: D|Ist

Titik luka yang dialami Juang Parlindungan Naibaho dalam kasus penembakan (foto kiri), Laporan di Polsek Sunggal (foto kanan). Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Kasus penembakan Juang Parlindungan Naibaho, 50, saat berada di Poskamling Jalan Flamboyan, Medan Selayang, Minggu (16/1) dini hari menuai sikap tegas akademisi Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Medan dan elemen masyarakat sekitar. Tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Kamtibmas, Selasa (18/1), kepada media mereka menyampaikan sikap agar Kapolda Sumut serius dan tegas mengusut tuntas kekerasan yang terjadi di kafe, sebelah barat Kampus Unika Santo Thomas.

Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Prof Dr Drs Sihol Situngkir MBA, Andriano Sembiring ST MT, mewakili alumni Ganda Maruhum SH selaku kuasa hukum korban kekerasan menyatakan sikap agar Kapolda Sumut mengambil langkah tegas dan terukur untuk menuntaskan kasus kekerasan terhadap Juang Naibaho yang merupakan warga setempat.

BACA JUGA:  Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Sabu

Mereka juga menyatakan mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat pada umumnya dan di sekitar kampus Unika  Santo Thomas dan meminta agar patroli rutin di kawasan itu dilakukan.

“Ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah tindakan sewenang-wenang (main hakim sendiri) oleh anggota masyarakat terhadap anggota masyarakat lainnya,” tulis mereka.

Forum Masyarakat Peduli Kamtibmas ini juga mendesak Pemerintah Kota Medan agar menertibkan dengan menutup kafe-kafe yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kehadiran kafe-kafe tersebut beroperasi hingga larut malam dengan suara musik keras sangat mengganggu ketenteraman masyarakat dan proses belajar mengajar di Unika Santo Thomas,” sebut mereka.

Masyarakat, civitas akademika dan alumni mendukung upaya Kapolda Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan kemanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat Kota Medan.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unika Santo Thomas akan Magang ke Tiongkok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB