​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS. (Foto:Ist)

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: – Pasar keuangan Indonesia kembali mencatat tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan hari ini, Kamis, 4 Juni 2026, mata uang Garuda dilaporkan menembus level Rp18.037,00 per dolar AS.

Pelemahan ini menjadi sorotan utama pelaku pasar karena menunjukkan tekanan yang kian nyata terhadap stabilitas mata uang nasional di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

​Pemicu utama dari pelemahan ini adalah kombinasi faktor domestik dan global yang kompleks, termasuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed) serta sentimen arus modal keluar dari pasar negara berkembang. Selain itu, kondisi geopolitik yang memanas serta fluktuasi harga komoditas dunia turut memperburuk tekanan, sehingga membuat investor cenderung bersikap lebih hati-hati dalam menempatkan asetnya di pasar domestik.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan: Jadikan Imlek Momentum Perkuat Persaudaraan Antaretnis

​Dampak dari kondisi ini dirasakan langsung oleh berbagai sektor industri, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada bahan baku impor. Kenaikan biaya produksi akibat melemahnya rupiah berpotensi memicu lonjakan harga barang di tingkat konsumen, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko inflasi. Selain itu, beban pembayaran utang luar negeri baik oleh pemerintah maupun korporasi swasta dipastikan akan semakin berat saat dikonversi ke dalam mata uang dolar AS.

​Meski memberikan tekanan bagi banyak pihak, pelemahan rupiah ini membawa sisi peluang bagi sektor ekspor nasional. Para pelaku usaha yang produknya berorientasi pasar internasional kini mendapatkan keuntungan lebih tinggi karena nilai tukar dolar yang kuat akan meningkatkan pendapatan saat dikonversi kembali ke dalam rupiah. Diharapkan, lonjakan pendapatan dari sektor ini dapat menjadi penopang neraca perdagangan nasional di tengah situasi yang sulit.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Jalani Pemeriksaan Medis Jelang Pelantikan

​Menanggapi kondisi tersebut, para pengamat ekonomi menekankan pentingnya peran otoritas moneter dan pemerintah untuk tetap waspada dalam menjaga stabilitas pasar keuangan. Langkah strategis, seperti memperkuat cadangan devisa, mendorong diversifikasi produk ekspor, serta terus menjaga kepercayaan investor, dianggap menjadi kunci utama agar dampak negatif dari fluktuasi mata uang ini tidak memberikan tekanan yang terlalu dalam terhadap daya beli masyarakat.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Sidang kasus dugaan fitnah ijazah Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:42 WIB

Polisi menangkap oknum ustaz yang diduga mencabuli santriwati di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Ist.

Nasional

Oknum Ustaz di Siak Ditangkap, 4 Santriwati Jadi Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:04 WIB

Sidang perdana kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.

Nasional

Roy Suryo Didakwa Serang Nama Baik Jokowi di Medsos

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:44 WIB

Alustadz Rahmat Agus Darmawan Siregar (foto kiri) di hadapan jamaah tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Dusun Sinarbulan, Labusel, Rabu (16/9). Foto: maruli

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:49 WIB