Bentrok Mahasiswa UIN Sumut, Anjloknya Kredibilitas Kampus

- Penulis

Minggu, 1 Oktober 2023 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs M Akbar Sidik Surbakti. Foto: dok-sidiksurbakti

Drs M Akbar Sidik Surbakti. Foto: dok-sidiksurbakti

Medan-Mediadelegasi: Bentrok antar – mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) berpotensi kepada anjloknya kredibilitas kampus yang mengajarkan Agama Islam itu.

“Jika pendidikan moral dan akhlak sebagai prioritas capaian pengajaran sesuai dengan ruhnya perguruan tinggi Islam, kenapa mahasiswanya malah bersikap ala bar-bar,” ketus Drs MA Sidik Surbakti, mantan Ketua MD KAHMI Deliserdang, ketika dimintai Mediadelegasi, komentarnya Minggu (1/10) di Medan.

Menurutnya, dengan kerap terjadinya bentrok antar – mahasiswa di pesantren kota itu membuat banyak pihak akan berpikiran terhadap kesalahan metodologi pengajaran yang diterapkan. “Pasti ada yang salah, dan sangat mendesak untuk dievaluasi sehingga tidak mengecewakan para orangtua yang menitipkan anaknya kuliah di kampus UIN Sumut itu,” ujar Sidik Surbakti alumni Fakultas Tarbiyah IAIN Sumut ini.

BACA JUGA: Korban Terkapar di RSU Haji Medan, Rektor UIN Sumut “Membisu”

Dia menuntut pertanggungjawaban para petinggi dan pakar pendidikan di UIN Sumut untuk mengkaji metodologi pengajaran yang diterapkan sehingga output menghasilkan generasi sesuai ruh pendirian kampus milik umat Islam itu.

Pilot Amar Ma’ruf Nahi Munkar yang harusnya teruji dari UIN Sumut, menurut Sidik Surbakti, tidak seharusnya mengalami kerusakan moral dan akhlak. “Harusnya tidak terlibat dengan bentrok, apalagi dari peristiwa memalukan yang Sabtu kemarin terjadi, bermula dari pertengkaran mulut seorang laki-laki dengan perempuan, dan ada cerita mabuk-mabukan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kunjungan Dirut Telkomsel Disambut Aksi Tolak: UMKM Sumut Bangkit Melawan

Peristiwa bentrokan mahasiswa yang berujung kepada penganiayaan, menurut mantan politisi Deliserdang itu, sangat mengecewakan dan disesalkan. “Mahasiswa UIN Sumut itu generasi penerus bangsa bukan generasi barbar, Ibu Rektor dan segenap panglimanya harus segera melakukan telaah, evaluasi dan aksi,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, bentrokan antar-mahasiswa UIN Sumut terjadi Sabtu (29/9) dinihari di Kampus UIN Sumut Medan Estate, antara sekelompok mahasiswa tergabung dalam Satma PP dan UKK Mahasiswa Pencinta Alam (Mapasta), menyebabkan empat mahasiswa Mapasta harus menjalani perawatan intensif di RSU Haji Medan.

Kasus ini telah dilaporkan korban UEP, 24 tahun tercatat dalam STTLP/B/3242/IX/2023/SPKT RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT tanggal 30 September 2023 Pukul 05.20 WIB.

Wanita UEP melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan di Kampus UIN Sumut Medan Estate, dengan terlapor pria brinisial Ham dan sekitar 15 orang lainnya.

Laporan itu menguraikan kronoligis, berawal dari pelapor merasa diejek mendatangi Ham bersama sekitar 15 orang temannya, yang sedang minum mabuk-mabukan.

BACA JUGA:  Gelar Melayu Serumpun ke-8 Siap Digelar di Istana Maimun Medan

Terlapor tidak terima kemudian mendorong tubuh pelapor dan memukuli pelapor. Lamu korban, masing-masing MRA, AG, SD datang dengan tujuan hendak melerai.

Namun para terlapor memukuli pelapor dan korban lainnya sehingga pelapor mengalami luka bagian belakang kepala, URA mengalami luka memar dan bengkak pada bagian hidung dan dahi, AG mengalami luka koyak dan luka memar pada kepala bagian belakang, SD mengalami luka robek di kepala bagian belakang dengan Sembilan jahitan serta dengkul kiri dengan tiga jahitan, dahi mengalami luka memar.

Sekadar diketahui, bentrokan antar-mahasiswa di UIN Sumut terjadi pada 30 Nopember 2022 antara-mahasiswa kader HMI dan PMII hingga tiga anggota PMII disandera oleh anggota HMI di UINSU.

19 Nopember 2016, bentrokan antar-mahasiswa UIN Sumut terjadi dipicu gara-gara pertandingan futsal. Dari peristiwa ini, empat mahasiswa mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapati perawatan dari tim medis.

Kemudian belum lama ini terjadi kasus pemukulan antara anggota Satma PP dengan kader HMI Fakultas Dakwah yang berujung kepada mediasi. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru