Memalukan, Mental Premanisme Subur di UINSU

Sabtu, 11 November 2023 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar video berantai, bentrok di sekitaran Gedung Fakultas Tarbiyah UINSU, Medan Estate, Jumat (10/11), yang mengakibatkan dua orang korban luka-luka. Foto: ist

Tangkap layar video berantai, bentrok di sekitaran Gedung Fakultas Tarbiyah UINSU, Medan Estate, Jumat (10/11), yang mengakibatkan dua orang korban luka-luka. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Muhammad Muarif Siddiq Manurung, aktivis muda Sumatera Utara mengingatkan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) agar lebih serius mencermati rentannya mental premanisme di Pesantren Kota itu.

“Memalukan, belum setahun kepemimpinan Profesor perempuan itu, sejumlah bentrok, aksi premanisme oknum mahasiswa terjadi,” ungkap Muhammad Muarif Siddiq Manurung, kepada wartawan, Sabtu (11/11), di Medan.

Menurut dia, bentrok yang diduga akibat penyerangan dilakukan oknum mahasiswa berbasis agama dari luar UINSU tentu saja tidak terlepas dari suburnya mental premanisme di dalam kampus.

“Saya hanya ingin menyampaikan, petinggi UINSU saatnya membuat regulasi yang ketat terhadap perkembangan organisasi ekstra kampus dengan membatasi organisasi ekstra yang tidak berbasis intelektual muslim yang memegang teguh etika dan adab sebagai cikal cendikia akademis,” beber Muarif.

Dari dulu masih bernama IAINSU, katanya, di Kampus UINSU hanya ada empat organisasi ekstra kampus, HMI, PMII, IMM dan Himmah yang pola kaderisasinya jelas serta dapat dipertanggungjawabkan secara intelektual akademis.

BACA JUGA:  Rapidin Hadiri Pisah Sambut Pendeta Resort HKBP Lubukpakam

Muarif mengatakan, peranan dan fungsi Wakil Rektor III idealnya harus mampu mengendalikan perkembangan organisasi ekstra kampus dan hal-hal yang berhubungan dengan kemahasiswaan. “Imej kampus barbar yang mulai terserap masyarakat sangat mengancam kredibilitas pesantren kota sekaliber UINSU,” ujarnya.

Termasuk dengan cerita ‘transaksi haram’ gelar Doktor yang mencuat, Muarif berpendapat, juga bagian dari mental premanisme yang diduga menyusup bebas ke kampus itu.

Hemat saya, lanjut Muarif, memimpin UINSU periode ini tidak cukup dengan sekadar duduk di belakang meja, atau menjadi pembicara seminar di ruangan berpendingin. Rentetan kasus-kasus memalukan, masa lalu hingga saat ini bagai rantai membaja yang memerlukan pemotong melebihi kekuatan baja.

Muarif pun meminta Menteri Agama, mencermati perkembangan UINSU di bawah ‘kabinet’ yang dipimpin Profesor perempuan itu. “Kemampuan kepemimpinan mereka harus terdeteksi secara dini, dan tak perlu segan-segan mengakhirinya, demi citra dan kredibilitas UINSU di mata masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:  DPR RI komisi III , sedang mendalami bukti fakta kematian Sempurna Pasaribu di Karo Sumut

Bertemu Rektor UHN

Sebagaimana terjadi, pascabentrok di sekitaran Gedung Fakultas Tarbiyah UINSU, Medan Estate, Jumat (10/11), yang mengakibatkan dua orang korban luka-luka berujung dengan pertemuan Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan dengan Rektor Prof Nurhayati di Kampus UINSU.

Nurhayati menjelaskan kronologi kejadian, yakni dimulai dari sekelompok orang mengedarai sepedamotor menerobos pengamanan dan masuk ke kampus II UINSU Jalan Willem Iskandar, Medan. Kemudian melakukan pemukulan terhadap beberapa mahasiswa yang diduga sebagai oknum yang mereka cari.

Menurut, Humas UINSU Yuni Salma, pertemuan pimpinan kedua kampus itu, disaksikam Kanit Intelkam Polrestabes Medan didampingi Wakapolsek Percut Sei Tuan AKP Masagus Zailani MH, guna untuk mengantisipasi tafsiran-tafsiran yang tidak tepat terhadap peristiwa itu. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam
Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?
Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah
BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri
Deli Prime Residence Dibangun Tanpa Izin PBG, MAI Desak Segel dan Hentikan Proyek
BUMDes Mekar Sari Dilaporkan ke Kejati Sumut, Proyek Kolam Ikan Lintas Wilayah Tanpa Izin Disorot
AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?

Sabtu, 12 September 2026 - 13:58 WIB

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:37 WIB

BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB