Sidang Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan RPS SMKN4 Tanjungbalai Digelar di PN Medan

Rabu, 24 Januari 2024 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saksi ahli pengadaan barang /jasa sedang memberi kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Medan yang dipimpin majelis hakim diketuai As'ad Rahim Lubis. Tampak kuasa hukum Komisaris CV PB Leo Napitupul SH MH. (Foto Mediadelegasi)

Saksi ahli pengadaan barang /jasa sedang memberi kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Medan yang dipimpin majelis hakim diketuai As'ad Rahim Lubis. Tampak kuasa hukum Komisaris CV PB Leo Napitupul SH MH. (Foto Mediadelegasi)

Medan – Mediadelegasi : Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pembangunan gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 4 Tanjungbalai kembali digelar di Pengadilan Tipikor PN Medan, Senin (22/1). Agenda sidang itu memintai keterangan atau kesaksian Direktur CV Putri Berkarya (PB) Defi Andayani dan saksi ahli pengadaan barang/jasa, Ronald Hasudungan Sianturi.

Majelis hakim memimpin sidang itu diketuai As’ad Rahim Lubis dan jaksa penutut umum (JPU) dari Kejari Tanjungbalai adalah M Subhi Solih Hasibuan SH MH. Sedangkan kuasa hukum terdakwa Komisaris CV PB, Ade Farman dan Defi Andayani selaku direktur adalah Leo Napitupulu SH MHum.
Pengamatan Mediadelegasi, sidang itu diawali mendengar kesaksian Ronald Sianturi yang dihadirkan JPU sebagai saksi ahli pengadaan barang/jasa. Dia memberi jawaban atas pertanyaan majelis hakim tentang aturan dan mekanisme tender atau lelang proyek secara elektronik mulai dari prakualifikasi, pascakualifikasi, evaluasi dan pembuktian dokumen, hingga penetapan pemenang dan penandatanganan kontrak kerja dengan perusahaan penyedia jasa selaku pemenang tender.
Dia juga beranggapan bahwa penetapan CV PB selaku pemenang tender proyek pembangunan RPS SMKN 4 Tanjungbalai, tentunya sudah melalui semua tahapan dan mekanisme tersebut.
Ditanya hakim menyangkut tahap pelaksanaan pekerjaan, adanya addendum (perpanjangan waktu kontrak) hingga mekanisme penetapan maupun adanya pemutusan kontrak konsultan pengawas, saksi mengaku hal itu tidak diketahuinya secara mendetail karena tidak pernah melihat dokumen-dokumen terkait. Apalagi keahliannya hanya menyangkut mekanisme dan aturan main pengadaan baran/jasa.
Setelah saksi pengadaan barang itu, hakim menanyai Defi Andayani selaku Direktur CV PB. Ketua majelis hakim As’ad Rahim Lubis menanyai perannya di perusahaan maupun dalam proses tender hingga penandatanganan kontrak kerja setelah CV PB ditetapkan pemenang.
“Selaku direktur, saya mengurus administrasi seperti kelengkapan dokumen dan menguploadnya, kalau pak Ade Farman (Komisaris CV PB-red) tugasnya membuat dokumen teknis, karena beliau ahli teknik” jawab Defi.
Saat hakim memberi kesempatan bertanya, JPU sempat mencecar Defi menyangkut gajinya di perusahaan milik Ade Farman tergolong kecil. “Kenapa mau jadi direktur, sementara gaji sedikit,” tanya jaksa. Pertanyaan jaksa itu langsung dipotong Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis karena pertanyaan dianggap terlalu pribadi dan itu wewenang hakim.
Persidangan perkara proyek pembangunan RPS SMKN 4 Tanjungbalai senilai Rp973.436.299,00 itu, seminggu sebelumnya juga digelar di PN Medan dengan agenda menghadirkan ahli konstruksi di Sumut, Ir Junjungan Pasaribu ACPE selaku saksi ahli.
Sementara itu Leo Napitupulu SH MHum kepada wartawan di luar sidang menjelaskan, pembangunan gedung RPS SMKN 4 Tanjungbalai itu telah rampung dikerjakan CV PB milik kliennya Ade Farman selaku komisaris. Bangunan itu selesai dikerjakan tahun 2021 dan bangunannya tergolong bagus meskipun di masa itu suasana baru pulih dari Covid-19.
Proyek tersebut awalnya dilelang oleh Pokja Pengadaan di Pemprov Sumut melalui mekanisme lelang secara elektronik. Pagu anggaran proyek itu sebesar Rp 1,2 miliar dan harga penawaran CV PB lebih hemat anggaran yakni Rp 973 juta. Meski keuntungan CV PB hanya sedikit, namun pembangunan itu rampung dan masyarakat maupun pemerintah terkait cukup puas melihat bangunannya.
Belakangan pihak Kejari Tanjungbalai beberapa kali memanggil Ade Farman dalam tahap penyelidikan. Jaksa mengklaim pembangunan itu ada kerugian negara yang harus dibayarkan Rp 94 juta. Hal itu berdasarkan evaluasi dan penghitungan yang dilakukan oknum berinisial KS selaku dosen teknik sipil salah satu PTN, yang dipakai pihak penyidik.
“Karena menghindari masalah menjadi panjang, klien kami Ade Farman terpaksa menyerahkan uang atas saran penyidik meskipun dia menolak hasil pemeriksaan KS. Alasannya KS bukan penilai ahli bidang gedung dan pemeriksaan hanya dengan mengorek satu tiang pondasi, sedangkan tiang pondasi gedung itu ada 37. Tapi belakangan klien kami ditetapkan sebagai tersangka setelah menyerahkan uang kerugian negara atas saran penyidik,” kata Leo Napitupulu.
Leo mengatakan, pihaknya juga telah menghadirkan penilai ahli bangunan di Sumatera Utara yang menjelaskan mekanisme pemeriksaan atau forensic yang dilakukan KS itu terlalu prematur hingga membuat kesimpulan terjadi kerugian negara.
Dia berharap majelis hakim akan mempertimbangkan kesaksian ahli konstruksi bangunan gedung yang paling senior itu sehingga kliennya bisa dibebaskan dari dakwaan jaksa.
Ketika ditanyakan wartawan soal keberatan kuasa hukum terdakwa dan kesan bahwa kasus itu dipaksakan, pihak Kejari Tanjungbalai melalui Kasi Intel Andi Sitepu yang dikonfirmasi wartawan, Senin (22/1) sore menjelaskan, argumen-argumen hukum sudah disampaikan JPU di persidangan.
“Jadi kita lihat aja apa hasil putusan hakim. Hari Rabu nanti sidang agenda putusan bang,” jawab Andi Sitepu singkat seperti dikutip dari Harian SIB.
Informasi diperoleh Mediadelegasi, sidang lanjutan akan kembali digelar Rabu 24 Januari 2024 yang kemungkinan agendanya pembacaan putusan.D|Red

BACA JUGA:  Advokasi Percepatan Perbaikan dan Pelengkapan Prasarana dan Sarana pada 16 Geosite Toba Caldera UNESCO Global Geopark Menjelang Revalidasi 2025

Satu tanggapan untuk “Sidang Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan RPS SMKN4 Tanjungbalai Digelar di PN Medan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti
Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Berita Terbaru

KPK Klarifikasi Kegiatan di OTT di  Bogor. (Foto:Ist)

Jakarta

KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 21:27 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kabupaten Samosir

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:40 WIB

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG.(Foto:Ist)

Jakarta

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:07 WIB