Medan-Mediadelegasi: Salomo TR Pardede akan menjadi Ketua Pembina Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) setelah proses akta selesai, berdasarkan Akta Notaris No. 8. Ia mewarisi jabatan ini dari ayahnya, Rudolf M Pardede, yang merupakan mantan Gubernur Sumatera Utara.
Salomo dan kakaknya, Beby Pardede, melakukan kunjungan ke kampus Darma Agung pada 26 Maret 2025 untuk berkomunikasi dengan civitas akademika. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas akademik dan profesionalisme di lingkungan kampus.
Rektor UDA, Dr. Muhammad Ansori Lubis, menyatakan bahwa rektorat akan tetap konsisten dengan arahan LLDikti dan tidak akan ikut campur dalam urusan yayasan. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk tetap fokus pada pengembangan akademik dan profesionalisme.
Konflik internal YPDA membuat LLDikti Wilayah I Sumut menerbitkan surat perlindungan untuk UDA dan ISTP. Surat ini bukan untuk mengambil alih kedua PTS, melainkan untuk memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik dan mahasiswa.
Dengan demikian, Salomo TR Pardede dan Beby Pardede berkomitmen untuk menjalankan tata kelola yayasan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Mereka berharap agar konflik internal YPDA dapat segera diselesaikan dan kegiatan akademik di UDA dan ISTP dapat berjalan normal kembali.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






