Kegagalan GEMES 2025: Kritik dan Desakan Evaluasi Dari DPRD Medan

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegagalan GEMES 2025: Kritik dan Desakan Evaluasi Dari DPRD Medan

Kegagalan GEMES 2025: Kritik dan Desakan Evaluasi Dari DPRD Medan

Medan-Mediadelegasi: Gemar Melayu Serumpun (GEMES) 2025, yang diharapkan menjadi panggung kemegahan budaya Melayu, tampaknya belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Di hari kedua pelaksanaan, Kamis malam (22/5), suasana pelataran Istana Maimun justru tampak lesu. Bangku-bangku penonton banyak yang kosong, dan perputaran ekonomi dari stand UMKM pun belum menggeliat seperti yang diharapkan.

Pantauan wartawan pada pukul 20.16 WIB memperlihatkan kursi-kursi di sisi kanan panggung nyaris kosong, dengan hanya sekitar 20 persen dari 200-an bangku yang terisi. Sisi tengah terlihat lebih padat, sementara sisi kiri relatif ramai. Namun, kondisi ini tetap menyisakan kekosongan yang mencolok di beberapa titik.

Lesunya atmosfer juga terasa di stand kuliner yang berjajar di sisi kanan dan kiri pintu masuk. Meja-meja yang disediakan untuk pengunjung lebih banyak digunakan untuk sekadar duduk ketimbang menikmati sajian UMKM lokal. Dua hari berjalan, roda ekonomi di GEMES 2025 belum menunjukkan perputaran signifikan.

BACA JUGA:  UIN Sumut Tuan Rumah Rakor PTKN BLU, Ini Penjelasan Rektor

Acara berbiaya hampir Rp2 miliar itu dinilai amburadul. Gangguan teknis seperti matinya sound system saat penyampaian sambutan Gubernur Sumut menjadi sorotan tajam. Sejumlah karpet terlihat kupak kapik dan koyak, sampah berserakan, hingga fasilitas toilet yang gelap dan berbau menyengat semakin memperburuk citra acara.

Kritik pedas pun datang dari DPRD Medan. Anggota Komisi III, Godfried Effendi Lubis, menyebut vendor acara tidak profesional dan menilai Dinas Pariwisata Medan gagal mengantisipasi permasalahan teknis yang mendasar. Godfried juga menyoroti lemahnya publikasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan.

Komisi III mendesak Wali Kota Medan Rico Waas untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pariwisata Ody Batubara dan Kepala Dinas Kominfo Arrahman Pane. Mereka juga menegaskan perlunya mengganti pihak vendor yang dinilai gagal total. DPRD Medan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk meminta klarifikasi dari pihak terkait, termasuk vendor penyelenggara GEMES 2025.D|Red

BACA JUGA:  Rumah Singgah Nias Resmi Beroperasi di Medan

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru