Samosir-Mediadelegasi: Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sumatera Utara (Sumut) Rapidin Simbolon mendesak pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat melalui instansi terkait agar mengambil langkah cepat menanggulangi terjadinya krisis air bersih di Kabupaten Samosir.
“Sudah lebih dari dua bulan hujan tidak turun. Sumur-sumur dangkal mengering. Masyarakat (di Samosir) menggantungkan harapan pada bantuan air bersih yang tak kunjung datang dari pemerintah,” katanya, di Dusun II, Desa Pananggangan II, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sabtu (12/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapidin yang juga mantan Bupati Samosir periode 2016-2020 datang ke dusun tersebut bersama truk tangki berisi air bersih untuk dibagikan kepada sejumlah warga setempat.
Menurut politisi senior PDI-Perjuangan Sumut ini, ada beberapa hal yang perlu segera dilakukan pemerintah daerah dalam mengatasi krisis air bersih di Samosir, yakni mengoptimalkan potensi atau sarana yang dimiliki, diantaranya pemaksimalkan fungsi sumber-sumber air.
Diakuinya, krisis air bersih terjadi akibat dampak musim kemarau berkepanjangan yang telah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Namun, ini bukan hanya soal cuaca. Ini soal hadir atau tidaknya negara di tengah warganya yang kesulitan,” tambahnya, seperti keterangan dilansir Mediadelegasi Medan.
Karena itu, pihaknya meminta pemerintah segera mengambil langkah strategis dengan mendistribusikan air bersih secara cepat ke lokasi yang masih mengalami dampak musim kemarau di seluruh pelosok Samosir.
“Permasalahan krisis air bersih ini adalah isu yang serius dan memerlukan perhatian pemerintah karena menyangkut kebutuhan hidup dan kesehatan masyarakat. Segera beri bantuan warga yang sampai sekarang masih mengalami krisis air,” ujar Rapidin.
Kedatangan Rapidin Simbolon ke Dusun II, Desa Pananggangan II, Kecamatan Nainggolan disambut antusias warga dan ucapan terima kasih yang disampaikan beberapa tokoh masyarakat setempat.
“Terima kasih atas kunjungan Pak Rapidin, ternyata Bapak masih punya rasa rasa memiliki dan peduli kepada kampung halamannya. Terima kasih bapak, sudah dua bulan kami menanti air,” ujar salah seorang tokoh masyarakat bermarga Nainggolan. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












