Peluncuran Buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton

Senin, 17 Agustus 2020 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:D|Ist

Foto:D|Ist

Samosir-Mediadelegasi: Buku silsilah atau Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton diluncurkan Minggu, 16 Agustus 2020 di Auditorium Kampus II Ubhaya Jaya, Jalan Perjuangan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Buku ini disusun oleh Bachtiar Sitanggang SH (wartawan dan advokat senior) serta Brigjen Polisi (Purn) Drs Antonius Sitanggang SH MH.

Acara peluncuran secara sederhana untuk mematuhi Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 ditandai dengan penyerahan buku kepada beberapa tokoh dari keturunan Ni Raja Nai Ambaton.

Buku ini antara lain bersumber dari sejumlah buku dan tulisan tentang silsilah, adat,  dan masyarakat Batak Toba, terutama yang berkaitan dengan keturunan Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton.

Di antaranya, Pustaha Batak  Tarombo dohot Turi-turian ni Bangso Batak karya WM Hutagalung (terbitan pertama 1926 dan kedua 1991);  Perihal Bangsa Batak karya E. St. Harahap; Pustaha Tumbaga Holing, Adat Batak – Patik Uhum karya Raja Patik Tampubolon; Sejarah dan Tarombo Raja Sitanggang karya Drs. Marcius Albert Sitanggang; Raja Sitempang karya Komen Sitanggang, SPd.; Kisah Si Raja Batak dan Sejarah Raja Soribuntu Sidabutar (Raja Sidabutar Tomok) karya Drs. Ch. Robin Simanullang dan Asdon Hutagalung, SH.

BACA JUGA:  Polres Samosir Gelar Patroli Malam Minggu dan Pengamanan Hari Minggu untuk Ciptakan Keamanan

Kemudian, Tarombo Ni Raja Sitempang karya  Raja Napogos JP Sitanggang, serta buku-buku karya Dr. Ir. Bisuk Siahaan, Nalom Siahaan, Ompu Buntilan Simanjuntak, JC Vergouwen;  Prof. Dr. Bungaran Antonius Simanjuntak; Norman Sidabutar; dan lain-lain.

Buku tarombo ini terdiri atas sembilan bagian (Bab), dilengkapi dengan sejumlah pohon keluarga (family tree). Setelah Bab I sebagai Pendahuluan,  uraian selanjutnya adalah Bab II tentang Si Raja Batak (Asal-usul Orang Batak).

Bab III Raja Naiambaton, Bab IV Raja Sitempang Anak Ni Raja Naiambaton, Bab V Raja Sitanggang Gelar Raja Pangururan, Bab VI Sitanggang – Simbolon, Bab VII Harajaon di Pangururan, Bab VIII Pelurusan Tarombo PARNA, dan Bab IX yang menjadi Penutup dilengkapi dengan Kesimpulan dan Saran.

Selain dari penulis Bachtiar Sitanggang dan Antonius Sitanggang, buku ini dilengkapi dengan beberapa kata pengantar dan kata sambutan. Di antaranya, pengantar dari cendekiawan Prof Tatang Ary Gumanti PhD,  pengantar dari Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Sitempang (Paporata) Indonesia Raja Napogos JP Sitanggang, dan pengantar dari Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) Bungaran Sitanggang SH MH.

BACA JUGA:  Belawan Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Sekolah Diluncurkan

Kemudian, kata sambutan disampaikan oleh Kol (P) Nasib Simarmata,  Ketua Dewan Penasihat Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi,  Satar Alexander Sitanggang; Prof Dr Juang Sitanggang, St Dr Edward Sigalingging mewakili Sigalingging; dan sambutan dari Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru & Bere (Punguan PRSBB), Sahala Simanihuruk SH.   

Dalam kata pengantarnya pada Buku Tarombo ini, Ketua Umum Paporata Indonesia, Raja Napogos JP Sitanggang, menyatakan Setelah  menunggu 40 tahun akhirnya buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton terbit.

Dalam kata sambutannya, Bachtiar Sitanggang mengatakan buku ini tidak sempuna, karena yang sempurna adalah Pencipta alam semesta. “Buku ini dibuat berdasarkan fakta dan data serta membandingkan dan menyandingkan data-data yang ada,” katanya.

Prof Juang mempertegas bahwa buku ini bukan untuk diperdebatkan. Buku ini sebagai pedoman dan panduan. Melainkan untuk disosialisasikan ke pomparan, terutama generasi muda. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Berita Terbaru