Sumut Jadi Saksi Sejarah, Pegadaian Championship 2025/2026 Resmi Bergulir

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir membuka secara resmi Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Jumat (12/9/25). (Foto : Ist.)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir membuka secara resmi Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Jumat (12/9/25). (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Atmosfer meriah menyelimuti Stadion Utama Sumut, Deliserdang, pada Jumat (12/9/25). Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, secara resmi membuka kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship 2025/2026. Pembukaan yang ditandai dengan sepakan bola dari kedua tokoh ini.

Pembukaan ini tak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga ajang perayaan bagi masyarakat Sumut. Ribuan penonton memadati stadion untuk menyaksikan secara langsung kick-off perdana kompetisi yang paling dinantikan. Raut wajah antusias tampak jelas, mencerminkan kerinduan akan hiruk pikuk pertandingan sepak bola di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada PSSI atas kepercayaan yang diberikan. “Terima kasih kepada PSSI, pembukaan Championship kali ini dilakukan di Sumut,” kata Bobby. Pemilihan Sumut sebagai tuan rumah pembukaan menjadi bukti nyata dukungan PSSI untuk pemerataan geliat sepak bola di seluruh Indonesia, tidak hanya terpusat di pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara pembukaan semakin istimewa dengan digelarnya laga eksibisi yang penuh nostalgia. Pertandingan tersebut mempertemukan para legenda PSMS Medan, seperti Saktiawan Sinaga dan Yudhi Ramanda, melawan puluhan pemain cilik dari berbagai sekolah sepak bola. Aksi-aksi lucu dan momen menghibur mewarnai lapangan, menciptakan gelak tawa dan tepuk tangan dari penonton.

BACA JUGA:  Kejutan di Catalunya, Joan Mir Tampil Perkasa di FP2 MotoGP 2025

Para legenda PSMS, yang terkenal dengan julukan Ayam Kinantan, tampak kewalahan menghadapi energi luar biasa dari para pemain cilik. Meski demikian, pertandingan yang penuh keceriaan ini berakhir dengan skor imbang 0-0, menunjukkan bahwa semangat sportivitas dan kegembiraan adalah hal terpenting. Laga ini menjadi jembatan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan sepak bola Indonesia.

Puncak acara pembukaan adalah laga perdana Pegadaian Championship 2025/2026 yang mempertemukan tuan rumah PSMS Medan melawan Persekat Tegal. Kedua tim menunjukkan performa terbaiknya sejak menit pertama, saling berbalas serangan dan menciptakan ketegangan yang membuat para suporter tak bisa duduk diam.

Pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah lainnya, yaitu penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk pertama kalinya dalam kompetisi Pegadaian Championship. Teknologi ini menjadi sorotan utama, terutama saat momen krusial di akhir laga.

Pada menit-menit akhir yang sangat menegangkan, Persekat Tegal berhasil mencetak gol melalui pemainnya, Rocky Mandosir. Wasit sempat menunda keputusan sambil menunggu hasil tinjauan VAR, dan momen ini menjadi ujian nyata bagi para penonton.

Bobby Nasution mengapresiasi kedewasaan para suporter yang bisa menerima keputusan wasit setelah tinjauan VAR. “Seperti yang kita lihat, para suporter bisa menerima karena adanya teknologi VAR yang sekarang diterapkan,” ujarnya. Gol tersebut akhirnya disahkan, dan para suporter PSMS, meskipun kecewa, tetap bisa menerima hasil dengan lapang dada.

BACA JUGA:  Indonesia Tambah 2 Emas dari Steeplechase, Kokoh di Puncak Klasemen Atletik Asia Tenggara

Erick Thohir juga mengapresiasi sikap penonton. Ia melihat ketenangan suporter sebagai tanda adanya kepercayaan publik terhadap hasil pertandingan. “Kembali saya terima kasih pada Gubernur, tadi bagaimana situasi seru gol PSMS tapi penonton tetap tenang, artinya ada kepercayaan publik pada hasil,” kata Erick. Ia berharap kepercayaan ini akan terus tumbuh seiring dengan penggunaan teknologi VAR di masa mendatang.

Pertandingan pembuka ini akhirnya dimenangkan oleh Persekat Tegal dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi motivasi bagi PSMS Medan untuk berbenah di laga-laga berikutnya.

Sebagai informasi, Pegadaian Championship musim ini diikuti oleh 20 tim yang terbagi dalam dua grup, Barat dan Timur. PSMS Medan berada di Grup Barat bersama Adhyaksa FC, FC Bekasi City, Garudayaksa, Persekat Tegal, Persikad Depok, Persiraja Banda Aceh, Sriwijaya FC, Sumsel United, dan PSPS Pekanbaru. Perjuangan panjang menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia telah dimulai. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Tambah 2 Emas dari Steeplechase, Kokoh di Puncak Klasemen Atletik Asia Tenggara
Gubernur Bobby Nasution Lepas Peserta GIXA North Sumatera ke-9, Dukung Otomotif dan Pariwisata Petualangan
Timnas Indonesia U-22 Siap Tempur Lawan Mali, Uji Coba Terakhir Sebelum SEA Games
Janice Tjen Ukir Sejarah! Akhiri Penantian 23 Tahun Gelar WTA Tunggal Putri untuk Indonesia
Imbas Penolakan Israel, IOC Larang Indonesia Gelar Olimpiade dan Rekomendasikan Federasi Global Setop Event di Jakarta
TGM FC Hancurkan Bintang Johor di Laga Perdana FOSMI Cup U-16, Mimpi JIS Semakin Dekat!
Maarten Paes Siap Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Pulih dari Cedera
Kick-off Liga 2 Dimulai: PSMS Medan Bertemu Persekat Tegal di Stadion Utama Sumut

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 16:32 WIB

Indonesia Tambah 2 Emas dari Steeplechase, Kokoh di Puncak Klasemen Atletik Asia Tenggara

Sabtu, 15 November 2025 - 19:57 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lepas Peserta GIXA North Sumatera ke-9, Dukung Otomotif dan Pariwisata Petualangan

Jumat, 14 November 2025 - 16:34 WIB

Timnas Indonesia U-22 Siap Tempur Lawan Mali, Uji Coba Terakhir Sebelum SEA Games

Senin, 3 November 2025 - 15:06 WIB

Janice Tjen Ukir Sejarah! Akhiri Penantian 23 Tahun Gelar WTA Tunggal Putri untuk Indonesia

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:43 WIB

Imbas Penolakan Israel, IOC Larang Indonesia Gelar Olimpiade dan Rekomendasikan Federasi Global Setop Event di Jakarta

Berita Terbaru