Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Afghanistan, Puluhan Tewas dan Ratusan Luka-Luka

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan, tepatnya di dekat Kota Mazar-e Sharif, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 01.00 waktu setempat.  (Foto: Ist.)

Gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan, tepatnya di dekat Kota Mazar-e Sharif, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 01.00 waktu setempat. (Foto: Ist.)

Medan-Mediadelegasi: Gempa bumi dengan magnitudo 6,3 mengguncang Afghanistan pada Senin (3/11/2025), menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dan 320 lainnya mengalami luka-luka.

Kementerian Kesehatan Afghanistan menyatakan bahwa jumlah korban masih mungkin bertambah seiring dengan operasi pencarian yang masih terus berlangsung di wilayah terdampak.

Kantor berita Jomhur sebelumnya melaporkan bahwa 10 orang tewas dan lebih dari 260 lainnya luka-luka akibat gempa bumi yang terjadi pada pukul 00.59 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkapkan bahwa titik pusat gempa berada di dekat kota Mazar-i-Sharif dengan kedalaman 28 kilometer.

Samim Joyanda, juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Provinsi Samangan, wilayah tempat Mazar-i-Sharif berada, mengatakan bahwa para korban luka telah dievakuasi ke pusat-pusat kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA:  Jerat Korupsi Ratusan Miliar, Tang Yijun Dipenjara Seumur Hidup

Pejabat setempat, Haji Zaid, mengatakan bahwa gempa tersebut juga menghancurkan sebagian tempat suci di Mazar-i-Sharif, merujuk pada Masjid Biru yang merupakan salah satu landmark penting di kota tersebut.

Tim penyelamat terus berupaya mencari dan mengevakuasi korban yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Pemerintah Afghanistan telah mengumumkan keadaan darurat dan berupaya menyalurkan bantuan kepada para korban yang terdampak gempa.

Organisasi-organisasi kemanusiaan internasional juga telah menawarkan bantuan untuk membantu upaya penyelamatan dan pemulihan di Afghanistan.

Gempa bumi ini menambah daftar panjang bencana alam yang telah melanda Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir, memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah memprihatinkan di negara tersebut.

BACA JUGA:  Dataran Tinggi Karo Diguncang Gempa

Masyarakat internasional diharapkan dapat memberikan dukungan yang signifikan kepada Afghanistan dalam menghadapi bencana ini dan membantu proses pemulihan jangka panjang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Serangan Acara Trump Targetkan Presiden dan Pejabat AS, Bawa 2 Senjata Api
UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang
Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI
Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa
Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu
Ketegangan Meningkat: Iran Kecam Blokade AS, Anggap sebagai Agresi Terbuka
Tembus Blokade AS, Dua Supertanker Iran Berhasil Keluar dari Selat Hormuz

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:46 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang

Sabtu, 25 April 2026 - 11:16 WIB

Sekjen PBB Mendesak Israel Hentikan Serangan usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Jumat, 24 April 2026 - 14:14 WIB

Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI

Jumat, 24 April 2026 - 11:09 WIB

Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa

Jumat, 24 April 2026 - 11:02 WIB

Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu

Berita Terbaru