Tokoh Pemuda Nias Barat: Program Sekolah Gratis Bobby Nasution Secercah Harapan untuk Generasi Pulau Terluar

Sabtu, 22 November 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bobby Nasution Akrab Bersama Siswa Sekolah Menengah Atas. Foto: Ist.

Gubernur Bobby Nasution Akrab Bersama Siswa Sekolah Menengah Atas. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Dukungan terhadap program unggulan bersekolah gratis (PUBG) ala Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terus mengalir. Kali ini, tokoh pemuda Sumut asal Nias Barat, Stefanus Verona Gulo, menyatakan rasa bangga dan optimisnya terhadap program yang akan dimulai dari Kepulauan Nias pada tahun 2026 mendatang.

Stefanus menyebut program sekolah gratis bagi SMA/SMK sebagai ‘barang mewah’ bagi generasi muda di Sumatera Utara, khususnya Kepulauan Nias. Terlebih di tengah kondisi anggaran yang terbatas, program ini bagaikan secercah harapan untuk menggapai cita-cita bagi generasi pulau terluar di Sumatera Utara tersebut.

“Ini harus kita kawal dan wajib kami sukseskan. Sebagai putra Nias, kami bangga karena Gubernur Sumut memberi perhatian kepada kami. Karena kami juga layak mewujudkan mimpi-mimpi kami,” tutur Stefanus, yang juga aktif sebagai Wakil Bendahara KNPI Sumatera Utara, pada Jumat (21/11/2025) di salah satu gerai kopi di Medan.

Stefanus, yang juga merupakan kader GMKI Medan, bukan tanpa alasan mengemukakan pendapatnya. Ia meyakini bahwa program sekolah gratis di Sumut yang dimulai dari Nias akan mampu mengikis mata rantai angka putus sekolah di Kepulauan Nias.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Terbitkan SK Percepat Bantuan Bencana

Ia mengakui bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan angka putus sekolah, seperti yang terlihat pada data akhir tahun 2024 di Kabupaten Nias. Faktor-faktor tersebut meliputi kondisi infrastruktur jalan menuju fasilitas pendidikan yang belum memadai, jaringan kelistrikan yang terbatas, sarana prasarana pendidikan yang tidak memadai di daerah terpencil dan terisolir, serta kompetensi dan kualifikasi guru yang rendah, juga tingginya angka kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.

“Maka itu, sebelum menetapkan program sekolah gratis, Gubernur terlebih dulu memudahkan aksesibilitas ke sarana pendidikan. Kami menilai ini langkah visioner dari seorang Bobby Nasution. Sebelumnya belum pernah terjadi,” ujar Stefanus.

Dengan adanya program sekolah gratis, Stefanus berharap lebih dari 41 ribu siswa SMA/SMK di Nias tidak perlu lagi memikirkan bagaimana membayar SPP, yang selama ini tidak hanya membebani orang tua, tetapi juga mengganggu psikologis siswa.

Stefanus meyakini bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh dalam meningkatkan kualitas hidup ataupun meningkatkan sumber daya manusia.

BACA JUGA:  Banjir Sumut, Railink Ulurkan Tangan: Bantu Karyawan Terdampak dengan Bantuan Kemanusiaan

Sebelumnya, Kadisdik Sumut, Alexander Sinulingga, mengemukakan bahwa selain zona Kepulauan Nias yang dimulai tahun 2026, program PUBG Gubernur Bobby juga menargetkan zona lainnya di Sumut.

Zona Pantai Barat ditargetkan pada tahun 2027, zona dataran tinggi pada tahun 2028, serta zona Pantai Timur ditargetkan rampung pada tahun 2029.

Alexander menjelaskan bahwa alokasi PUBG diberikan bagi siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri. Pembiayaan program ini sepenuhnya bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara. Perhitungan anggaran telah dilakukan secara matang sehingga tidak menimbulkan pemborosan serta tepat guna dan sasaran.

Dukungan dari tokoh pemuda Nias Barat ini semakin menguatkan optimisme terhadap keberhasilan program sekolah gratis yang digagas oleh Gubernur Bobby Nasution. Diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara, khususnya di Kepulauan Nias. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Tanggapi Santai Putusan MK: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Polemik Ijazah
Wagub Surya Minta Huntap Pascabencana Sumut Dibangun Lengkap dengan Infrastruktur Pendukung
Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas
Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Keuangan Rp325 Miliar ke 30 Kabupaten/Kota
Wagub Surya: Aspirasi Hasil Reses DPRD Sumut Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Sumut
Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat
Listrik Perdesaan Sumut: Sinergi Pemprov–ESDM–PLN Tuntaskan 106 Lokasi, Target Rasio Elektrifikasi 100%
Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Bobby Nasution Tanggapi Santai Putusan MK: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Polemik Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Wagub Surya Minta Huntap Pascabencana Sumut Dibangun Lengkap dengan Infrastruktur Pendukung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Keuangan Rp325 Miliar ke 30 Kabupaten/Kota

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Wagub Surya: Aspirasi Hasil Reses DPRD Sumut Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB