Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Tuai Kritik, Warga Kesulitan Cari Toilet dan Jogging

Senin, 15 Desember 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Medan Ngeluh Susah Cari Toilet di Lapangan Merdeka Usai Revitalisasi. Foto: Ist.

Warga Medan Ngeluh Susah Cari Toilet di Lapangan Merdeka Usai Revitalisasi. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Lapangan Merdeka, ikon Kota Medan yang baru saja direvitalisasi, kini menuai keluhan dari warga. Setelah dibuka kembali untuk umum pada Februari 2025, lapangan yang diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman dan representatif ini justru dikeluhkan karena minimnya fasilitas, terutama toilet dan trek jogging yang belum rampung.

Seorang warga Medan, Febri, mengungkapkan kekecewaannya terkait sulitnya menemukan toilet di Lapangan Merdeka setelah revitalisasi. “Semenjak setelah direnovasi menurut saya yang susah itu nyari toilet. Saya tanya sama orang-orang sekitar juga pada enggak tahu,” ujarnya saat diwawancarai pada Minggu (14/12/2025).

Febri, yang hampir setiap minggu mengunjungi Lapangan Merdeka bersama keluarganya untuk berolahraga pagi, merasa bingung dengan desain lapangan yang baru. Ia menilai, banyak spot yang seharusnya bisa diakses, justru tidak bisa dimasuki.

“Mungkin karena masih belum rampung total, tapi karena sudah dibuka untuk umum, kesannya jadi terbengkalai,” tambahnya dengan nada prihatin.

Febri berharap Pemerintah Kota Medan dapat segera merampungkan pembangunan Lapangan Merdeka secara keseluruhan. Ia juga secara khusus meminta agar penggunaan toilet di lapangan tersebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Progres Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Capai 90 Persen Lebih

“Kalau bisa segera diselesaikan lah, jangan berlarut-larut pengerjaannya. Apalagi dibiarkan. Dan yang paling penting itu toilet, karena kalau Hari Minggu di sini banyak orang datang,” tutupnya dengan harapan.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Rio, warga Medan lainnya yang sering berolahraga di Lapangan Merdeka. Rio menyoroti kondisi trek lari di bagian dalam lapangan yang tak kunjung diperbaiki, sehingga menyulitkan warga yang ingin jogging.

“Trek yang di dalam itu karpetnya rusak, tapi sampai sekarang belum siap-siap diperbaiki. Cuma dikasih garis pembatas. Sementara kalau jogging di trotoar luar, isinya pedagang semua, enggak bisa jogging,” keluhnya.

Menurut Rio, perbaikan arena jogging di Lapangan Merdeka sudah memakan waktu terlalu lama. Ia mempertanyakan penyebab lambatnya proses perbaikan tersebut. “Sepertinya sudah tiga minggu lebih, enggak tahu salahnya di mana kok bisa lama kali diperbaiki,” ucapnya dengan nada heran.

Rio berharap, sebagai ruang terbuka hijau yang berada di pusat kota, Lapangan Merdeka dapat lebih diperhatikan oleh Pemerintah Kota Medan. Ia menilai, kondisi lapangan saat ini membuat warga enggan untuk berolahraga di sana.

BACA JUGA:  Tender Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka Tahap II Dibuka

“Saya berharap lebih diperhatikan, karena ini pusat kota. Lapangan paling ramai di Kota Medan. Tapi karena kondisinya begini, orang pun jadi malas olahraga di sini,” tutupnya dengan nada kecewa.

Lapangan Merdeka Medan sendiri telah diresmikan pasca revitalisasi pada Februari 2025. Proses revitalisasi lapangan ini memakan waktu 3 tahun, dimulai sejak tahun 2022.

Namun, setelah diresmikan, masih banyak fasilitas yang belum rampung, termasuk peralatan olahraga di sekeliling lapangan. Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Medan kembali menganggarkan dana sebesar Rp 78,5 miliar untuk sarana dan prasarana pendukung Lapangan Merdeka.

Dengan adanya keluhan dari warga ini, diharapkan Pemerintah Kota Medan dapat segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan pembangunan dan perbaikan fasilitas di Lapangan Merdeka. Sehingga, lapangan ini dapat kembali menjadi ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi seluruh warga Kota Medan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Cukup 10 Hari

Senin, 10 Agu 2026 - 11:55 WIB

Penulis: Dr. Wilmar Eliaser Simandjorang, M.Si.

Opini

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?

Senin, 10 Agu 2026 - 10:34 WIB