Program Makan Bergizi Gratis di Sumut Dihentikan Sementara

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) membuat keputusan baru menutup 252 dapur MBG di Sumatra Utara (Sumut) mulai 9 Maret 2026. Foto: Ist

Badan Gizi Nasional (BGN) membuat keputusan baru menutup 252 dapur MBG di Sumatra Utara (Sumut) mulai 9 Maret 2026. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera Utara akan dihentikan sementara mulai 9 Maret 2026. Kebijakan tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan banyak dapur penyedia makanan yang belum memenuhi standar kesehatan dan sanitasi.

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I BGN Harjito mengatakan penghentian sementara dilakukan terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Menurut Harjito, sertifikat tersebut merupakan syarat utama yang harus dimiliki oleh setiap dapur penyedia layanan dalam program MBG. Sertifikasi ini bertujuan memastikan makanan yang disajikan kepada masyarakat aman dan memenuhi standar kesehatan.

Berdasarkan data BGN hingga 7 Maret 2026 pukul 11.00 WIB, tercatat ratusan dapur MBG di wilayah Sumatera belum mendaftarkan sertifikat sanitasi tersebut.

Dari jumlah tersebut, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah dapur terbanyak yang belum mengurus SLHS. Total terdapat sekitar 252 dapur yang belum memenuhi persyaratan sanitasi.

BACA JUGA:  Ombudsman Sumut Dukung Ketegasan Bobby Nasution Copot Anak Buahnya

Selain Sumatera Utara, beberapa provinsi lain juga tercatat memiliki dapur MBG yang belum melengkapi dokumen tersebut. Di antaranya Lampung dengan 77 dapur, Aceh sebanyak 76 dapur, dan Sumatera Barat sebanyak 69 dapur.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kontestasi-anggaran-mbg-memantik-perdebatan-dpr/

Kemudian di Riau terdapat 9 dapur yang belum memiliki sertifikat sanitasi. Sementara itu di Kepulauan Riau terdapat 5 dapur dan di Bengkulu terdapat 4 dapur yang belum memenuhi persyaratan tersebut.

BGN menyebutkan bahwa dapur MBG di beberapa daerah lain seperti Jambi, Sumatera Selatan, serta Kepulauan Bangka Belitung telah memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan.

Harjito menegaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan langkah perbaikan tata kelola program MBG. Tujuannya agar seluruh dapur yang beroperasi benar-benar memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Apresiasi Kesigapan 3 Polres Bantu Penanganan Banjir

Seluruh pengelola dapur MBG diwajibkan segera mendaftarkan dan memverifikasi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi melalui dinas kesehatan di daerah masing-masing.

BGN juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menghentikan program MBG secara permanen. Program tersebut akan kembali berjalan setelah seluruh persyaratan kesehatan terpenuhi.

Selain memperketat standar sanitasi, BGN juga mendorong peningkatan transparansi dalam pelaksanaan program MBG. Salah satunya dengan mewajibkan setiap dapur mempublikasikan menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Melalui kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengetahui jenis makanan, kandungan gizi, serta kualitas layanan dari dapur MBG sehingga program pemenuhan gizi pemerintah dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Program Makan Bergizi Gratis di Sumut Dihentikan Sementara”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat
Jalu Yuswa Panjang Resmi Pimpin Kanwil Ditjenpas Sumut, Gantikan Yudi Suseno
BNN Sumut Ungkap Dua Jaringan Narkotika, Sita 700 Gram Sabu dan Uang Ratusan Juta
Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan
Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata
Sumut Jadi Tuan Rumah Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Bobby Nasution: Dukung Penuh dan Beri Dampak Ekonomi
Ormas Pendiri Partai Golkar Segera Dilantik, Fokus Pengembangan Ekonomi Rakyat
Menteri Wihaji Kunjungi Sumut dan Aceh, Perkuat Program Bangga Kencana dan Tekan Stunting
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:34 WIB

Jalu Yuswa Panjang Resmi Pimpin Kanwil Ditjenpas Sumut, Gantikan Yudi Suseno

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:15 WIB

BNN Sumut Ungkap Dua Jaringan Narkotika, Sita 700 Gram Sabu dan Uang Ratusan Juta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:29 WIB

Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:27 WIB

Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata

Berita Terbaru

​PLN Pancur Batu

Kabupaten Deli Serdang

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:07 WIB