Sistem Pengawasan Lumpuh, Peralatan Pemantauan Gunung Semeru Dicuri

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peralatan pemantauan Gunung Semeru dicuri di Stasiun Kopirejo, menyebabkan gangguan sistem pengawasan. Penampakan saat Gunung Semeru meletus beberapa waktu lalu. Foto: Ist.

Peralatan pemantauan Gunung Semeru dicuri di Stasiun Kopirejo, menyebabkan gangguan sistem pengawasan. Penampakan saat Gunung Semeru meletus beberapa waktu lalu. Foto: Ist.

Lumajang-Mediadelegasi: Kabar mengejutkan datang dari kawasan Gunung Semeru. Sistem keamanan dan pengawasan gunung api tertinggi di Pulau Jawa ini dilaporkan mengalami gangguan serius akibat aksi pencurian yang menargetkan peralatan vital. Insiden terjadi di lokasi Stasiun Pemantauan Kopirejo dan mengakibatkan sejumlah perangkat penting raib dibawa pelaku tidak bertanggung jawab.

Informasi resmi mengenai pencurian ini disampaikan langsung oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui akun media sosial resminya. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa perangkat yang hilang merupakan sumber daya utama yang menopang seluruh sistem pemantauan aktivitas vulkanik di gunung tersebut.

“Badan Geologi, Kementerian ESDM melalui Pos PGA Semeru telah melaporkan pencurian ini kepada pihak berwajib dan telah dilakukan olah TKP untuk selanjutnya akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tulis keterangan resmi dari akun @badangeologi, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Dari data yang dihimpun, kerugian akibat pencurian ini cukup besar dan menyangkut komponen-komponen krusial. Adapun barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi 12 unit panel surya lengkap dengan 2 unit regulatornya, 12 unit aki atau accu sebagai penyimpan daya, satu unit penangkal petir, serta perangkat grounding lengkap beserta kabel-kabel pendukungnya.

BACA JUGA:  Kajari Bangka Tengah Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Suap Rp840 Juta Saat Jabat di Enrekang

Selain itu, turut dicuri satu unit power supply jenis DC to DC dan satu set kabel lengkap yang berfungsi menghubungkan seluruh sistem. Seluruh perangkat tersebut bukanlah barang biasa, melainkan tulang punggung yang sangat vital bagi berjalannya sensor dan transmisi data dari lapangan menuju pusat pemantauan.

Akibat kehilangan aset strategis negara tersebut, Stasiun Pemantauan Kopirejo saat ini tidak dapat beroperasi secara optimal. Pasokan listrik yang menjadi sumber tenaga bagi alat-alat deteksi gempa dan pergerakan magma terputus, sehingga data yang dikirim menjadi tidak lengkap atau bahkan terhenti total.

Hal ini tentu memberikan dampak yang sangat berbahaya mengingat status Gunung Semeru saat ini masih berada di Level III atau Siaga. Artinya, gunung tersebut dalam kondisi aktif dan terus dipantau ketat untuk mendeteksi segala kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas yang bisa berujung pada erupsi.

Gangguan pada sistem pemantauan dinilai sangat berpotensi menghambat upaya mitigasi bencana. Padahal, Gunung Semeru dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang memiliki sejarah erupsi besar dan kerap menimbulkan awan panas atau guguran lava yang membahayakan warga di sekitarnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Intensifkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Risiko Bencana dan Lancarkan Pemulihan

Tanpa data yang akurat dan real-time dari peralatan tersebut, petugas pengamat akan kesulitan memberikan peringatan dini jika terjadi perubahan kondisi vulkanik secara mendadak. Risiko keselamatan masyarakat pun otomatis meningkat karena celah dalam sistem deteksi ini.

Menanggapi kerugian yang terjadi, pihak Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru tidak tinggal diam. Mereka segera melaporkan kasus kriminal ini kepada aparat penegak hukum agar proses hukum segera berjalan.

Tim penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti dan jejak pelaku. Pemerintah melalui Badan Geologi menegaskan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti seberat-beratnya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Harapan besar kini disematkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku pencurian. Pemerintah berharap kejadian memilukan ini tidak terulang lagi di masa depan, mengingat betapa pentingnya fungsi alat-alat tersebut untuk menjaga nyawa dan keselamatan banyak orang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSP Dudung: Negara Belum Tentu Ganti Dana Talangan Pengusaha Dapur BGN, SK Pejabat Lama Melanggar Aturan
Empat Prajurit BAIS TNI Divonis Penjara 1,5–3 Tahun Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Dua Dipecat
Kasus Penipuan Umrah Hanania Group: Korban Capai 687 Orang, Polisi Periksa Saksi Hingga Selebgram
Nadiem Makarim Yakin Bebas Murni: Empat Unsur Korupsi Tak Terbukti, Ini Harapan di Sidang Terakhir
Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja, Semua Proses Kini Serba Digital
Karawang Theatre Night Mart Ditutup Sementara: Dugaan Fasilitasi Pesta Gay dan Pelanggaran Izin Usaha
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km ke Barat Daya
Revisi UU Polri: Batas Usia Pensiun Kapolri Diubah, Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:53 WIB

KSP Dudung: Negara Belum Tentu Ganti Dana Talangan Pengusaha Dapur BGN, SK Pejabat Lama Melanggar Aturan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

Empat Prajurit BAIS TNI Divonis Penjara 1,5–3 Tahun Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Dua Dipecat

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:34 WIB

Kasus Penipuan Umrah Hanania Group: Korban Capai 687 Orang, Polisi Periksa Saksi Hingga Selebgram

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:25 WIB

Nadiem Makarim Yakin Bebas Murni: Empat Unsur Korupsi Tak Terbukti, Ini Harapan di Sidang Terakhir

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja, Semua Proses Kini Serba Digital

Berita Terbaru

​PLN Pancur Batu

Kabupaten Deli Serdang

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:07 WIB