Brigpol Arya Gugur Ditembak Curanmor, Saksi: Saat Itu Lokasi Masih Sepi dan Belum Banyak Orang

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian dari tim Resmob melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di depan toko oleh-oleh di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). Foto: Ist.

Petugas kepolisian dari tim Resmob melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di depan toko oleh-oleh di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). Foto: Ist.

Lampung-Mediadelegasi: Kronologi lengkap peristiwa nahas yang merenggut nyawa Brigadir Polisi (Brigpol) Arya Supena, anggota Polda Lampung, mulai terungkap lewat keterangan saksi mata. Peristiwa penembakan itu terjadi saat almarhum sedang memergoki aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan sekelompok orang di kawasan Bandar Lampung, Sabtu pagi (9/5/2026).

Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, tepatnya di depan sebuah toko oleh-oleh yang saat itu belum beroperasi penuh. Di waktu tersebut, suasana di sekitar lokasi masih terbilang sepi, meskipun langit sudah mulai terang dan beberapa warga baru mulai mempersiapkan aktivitas harian.

Brigpol Arya diketahui bertugas sebagai anggota Bantuan 3 Subdit IV Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Lampung. Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka tembak di bagian kepala, dan sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis intensif, namun nyawanya tidak tertolong.

Salah satu saksi mata kunci, Andri, yang juga pemilik tempat usaha di lokasi kejadian, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Saat kejadian berlangsung, ia sedang berada di mess karyawan yang terletak di lantai dua bangunan tersebut, dan baru terbangun setelah ada karyawan yang memberitahukan adanya suara-suara mencurigakan dari bawah.

“Saya dengar suara tembakan, terus disusul ada suara orang yang menjerit keras,” ungkap Andri saat ditemui di lokasi kejadian. Ia memastikan bahwa suara letusan senjata api itu hanya terdengar satu kali saja, namun suara jeritan tersebut cukup jelas terdengar hingga ke tempat ia berada.

BACA JUGA:  May Day 2025, Prabowo Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh

Setelah mendengar suara itu, salah satu karyawan Andri yang sedang mempersiapkan barang dagangan langsung melihat ke bawah. Di situlah mereka melihat sosok pria yang sudah tergeletak di aspal jalan raya dalam keadaan masih mengenakan helm pelindung kepala. Saat itu mereka belum mengetahui bahwa korban adalah seorang anggota kepolisian.

“Pas dilihat ke bawah, korban sudah jatuh tergeletak. Saat itu juga sempat terlihat ada dua orang yang bergerak cepat dan lari menjauh ke arah sana, kami belum sempat bereaksi,” jelas Andri sambil menunjuk ke arah jalan tempat pelaku melarikan diri usai melakukan aksinya.

Andri mengaku sama sekali tidak mengetahui tujuan Brigpol Arya datang ke lokasi tersebut pagi-pagi sekali. Mengingat saat itu toko masih tertutup dan aktivitas baru dimulai untuk penerimaan pasokan roti, kehadiran korban menjadi misteri bagi warga sekitar hingga aparat tiba.

“Tidak ada yang tahu korban datang mau ngapain atau sedang mengawasi apa. Tiba-tiba saja kami mendengar suara tembakan itu. Lokasi saat itu masih sepi, belum banyak orang lewat, jadi kejadiannya berlangsung sangat cepat,” tambah Andri lagi.

BACA JUGA:  KPK Usut Aliran Uang Outsourcing ke Fadia Arafiq, Terima Dugaan Rp5,5 Miliar dari Kerugian Rp19 Miliar

Baru setelah petugas kepolisian berdatangan dan mengamankan lokasi, warga di sekitar baru mengetahui identitas korban. Ternyata, pria yang ditemukan bersimbah darah itu adalah anggota Intelkam Polda Lampung yang sedang bertugas, kemungkinan besar sedang memantau atau menggagalkan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor.

Berdasarkan rekonstruksi awal dan keterangan saksi, polisi menyimpulkan bahwa saat itu Brigpol Arya sedang memergoki dua orang yang sedang beraksi mencuri sepeda motor. Terjadi ketegangan dan perlawanan dari pelaku, hingga akhirnya salah satu dari mereka melepaskan tembakan ke arah korban sebelum kabur.

Saat ini, jajaran kepolisian Polda Lampung telah membentuk tim khusus dan sedang bergerak aktif memburu kedua terduga pelaku tersebut. Berdasarkan deskripsi saksi dan rekaman kamera pengawas yang ada di sekitar lokasi, kedua pelaku itu kini menjadi buronan utama dan diburu ke seluruh wilayah untuk segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pihak kepolisian menegaskan akan menangani kasus ini dengan prioritas tertinggi, mengingat korban gugur saat menjalankan tugas negara demi menjaga keamanan masyarakat. Seluruh petugas diminta bersiaga dan mengumpulkan segala bukti untuk memastikan keadilan ditegakkan bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak
Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih
LPSK Kaji Permohonan Sony Sonjaya: Mungkinkah Status Justice Collaborator Diberikan Meski Sudah Ditolak Kejagung?
Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”
Dua Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Kemhan Sampaikan Duka dan Janji Evaluasi
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan, Persoalkan Sah Tidaknya Penggeledahan
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Kemnaker dan Huawei Jalin Kerja Sama Perkuat Pendidikan Vokasi dan Daya Saing SDM
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:34 WIB

Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:38 WIB

LPSK Kaji Permohonan Sony Sonjaya: Mungkinkah Status Justice Collaborator Diberikan Meski Sudah Ditolak Kejagung?

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:25 WIB

Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:03 WIB

Dua Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Kemhan Sampaikan Duka dan Janji Evaluasi

Berita Terbaru