Miangas-Mediadelegasi: Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026), meninggalkan kesan mendalam dan penuh kehangatan. Di sela peninjauan fasilitas kesehatan dan pendidikan, momen istimewa terjadi saat Kepala Negara mencairkan suasana dengan mengajak jajaran petinggi TNI, pejabat, serta masyarakat yang hadir bernyanyi dan berjoget bersama.
Kehadiran Prabowo didampingi langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono, serta Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Saleh Mustafa. Di hadapan ratusan warga dan siswa SMKN 2 Talaud, Prabowo memperkenalkan para pejabat tinggi tersebut tidak hanya sebagai pemimpin yang hebat dalam tugas, tetapi juga memiliki bakat seni yang luar biasa.
“Tokoh-tokoh ini rata-rata punya kelebihan lain selain tugas negara. Kalian sudah pernah lihat jenderal bintang empat bernyanyi belum? Hari ini Pak Tonny didampingi jenderal bintang tiga Angkatan Darat akan tampil, ayo nyanyi dulu untuk rakyat,” seru Prabowo disambut sorak sorai warga yang antusias.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden pun menyampaikan pesan santai namun bermakna kepada para perwira tinggi. Ia berharap para pemimpin militer tidak hanya dikenal tegas dan kaku, tetapi juga bisa menjadi sosok yang dekat dan menghibur rakyat. “Jenderal jangan mau hormat-hormat terus saja. Sekali-sekali harus bisa menghibur rakyat, membuat suasana gembira dan akrab,” ujarnya sambil tertawa.
Menanggapi ajakan Presiden, Marsekal Tonny Harjono langsung maju dan membawakan lagu legendaris “Rayuan Pulau Kelapa”. Suara lantang beliau disambut antusias, bahkan seluruh warga yang hadir ikut bernyanyi bersama, menciptakan harmoni indah di garda terdepan wilayah Indonesia.
Suasana semakin hangat dan akrab saat lagu-lagu populer lainnya turut dilantunkan secara bergantian. Mulai dari lagu daerah “Sio Mama”, lagu kebangsaan “Indonesia Pusaka”, hingga lagu persahabatan “Rasa Sayange” berkumandang memenuhi lokasi kegiatan, seolah menghapus jarak antara pemimpin dan rakyat.
Momen paling emosional dan pribadi muncul saat Prabowo meminta seluruh hadirin menyanyikan lagu daerah khas Sulawesi Utara berjudul “O Ina Ni Keke”. Keputusan itu bukan tanpa alasan, Presiden mengaku memiliki ikatan darah dan kedekatan istimewa dengan wilayah ini.
“Saya minta lagu ini dinyanyikan karena ibu saya berasal dari Minahasa, dari Manado. Ini lagu ibu saya, lagu daerah tempat kelahiran beliau,” ungkap Prabowo dengan nada lembut, membuat warga semakin merasa dekat dan bangga memiliki pemimpin yang mengakar budayanya di tanah ini.
Kebersamaan mencapai puncaknya saat irama lagu “Tabola Bale” mulai terdengar. Tak mau kalah seru, Prabowo sendiri ikut bangkit berdiri, bergerak mengikuti irama musik, dan berjoget bersama jajaran menteri, perwira TNI, hingga masyarakat yang berkerumun di sekelilingnya. Suasana riang dan penuh kebahagiaan pun tak terbendung lagi.
Di tengah keakraban tersebut, Prabowo kembali menegaskan tujuan utama kunjungannya ke pulau terluar paling utara Indonesia ini. Ia menekankan bahwa momen kebersamaan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah paling pinggir sekalipun.
Secara khusus, Prabowo menjanjikan sejumlah program nyata bagi masyarakat Miangas. Mulai dari revitalisasi dan perbaikan menyeluruh gedung Puskesmas, renovasi gedung sekolah agar layak pakai, hingga penyediaan fasilitas jaringan digital dan akses internet gratis untuk mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perekonomian warga setempat.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian negara tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat ikatan batin. Prabowo ingin memastikan bahwa meski berada jauh dari pusat pemerintahan, masyarakat Pulau Miangas tetap merasa diperhatikan, dicintai, dan menjadi bagian utuh dari keluarga besar Indonesia. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












