Medan – Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk membayar Event Organizer (EO) guna menyelenggarakan kegiatan Geo Festival di kawasan Danau Toba.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, Zumri Sulthony, menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari APBD tahun 2026. Ia menyebutkan, kegiatan ini dirancang untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke destinasi wisata super prioritas tersebut.
”Anggarannya sekitar Rp 2 miliar.
Itu untuk pembayaran jasa Event Organizer yang akan menyusun dan melaksanakan rangkaian kegiatan Geo Festival di Danau Toba,” ujar Zumri kepada wartawan, Jumat (22/5/2026)
Menurut Zumri, pemilihan EO dilakukan melalui proses lelang atau pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pihaknya memastikan proses tersebut transparan agar mendapatkan pihak ketiga yang profesional dalam mengelola acara berskala internasional maupun nasional.
Adapun rangkaian Geo Festival nantinya akan melibatkan pelaku seni lokal, komunitas budaya, serta UMKM di sekitar kawasan Danau Toba. Selain pertunjukan seni dan budaya, festival ini juga akan menonjolkan aspek edukasi geologi (geopark) sebagai daya tarik utama.
”Harapan kita, dengan adanya festival ini, perputaran ekonomi di kawasan Danau Toba semakin meningkat, sekaligus memperkuat branding Danau Toba sebagai UNESCO Global Geopark di mata dunia,” tutupnya.D|Red






