Panglima TNI Lepas 744 Prajurit Bertugas dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas 744 personel TNI untuk menjalankan misi perdamaian UNIFIL. Foto: Ist.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas 744 personel TNI untuk menjalankan misi perdamaian UNIFIL. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Sebanyak 744 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi dilepas untuk menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Pelepasan kontingen Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Tahun Anggaran 2026 ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada hari Kamis, 21 Mei 2026. Keberangkatan ini menandai komitmen berkelanjutan Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah yang hingga kini masih diwarnai ketegangan geopolitik yang tinggi.

Prosesi pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer yang menunjukkan dukungan penuh terhadap misi tersebut. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya Tedi Rizalihadi, serta Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksdya Edwin. Selain itu, hadir pula Komandan Kodiklat TNI Letjen Mohamad Naudi Nurdika dan para pejabat utama di lingkungan Mabes TNI.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma I Nyoman Suadnyana, memberikan rincian lengkap mengenai komposisi kekuatan yang dikirimkan. Ia menjelaskan bahwa ke-744 personel tersebut merupakan gabungan dari ketiga matra angkatan bersenjata Indonesia, yang dipersiapkan secara khusus untuk menjalankan tugas pengamanan dan perdamaian sesuai mandat internasional.

BACA JUGA:  Sinyal Darurat Garuda, Panglima TNI Hubungi Prajurit Lebanon

“Kontingen Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2026 berjumlah 744 personel akan diberangkatkan ke daerah misi di Lebanon, terdiri dari 571 personel TNI AD, 79 personel TNI AL, 63 personel TNI AU, serta 31 personel Mabes TNI,” ungkap Nyoman dalam keterangan persnya pada Jumat, 22 Mei 2026. Komposisi ini mencerminkan sinergi dan integrasi seluruh unsur kekuatan TNI dalam satu kesatuan misi.

Nyoman menyampaikan pesan penting yang disampaikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam amanatnya di hadapan para prajurit yang akan bertugas. Panglima menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian dunia bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah penghargaan besar.

“Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa keikutsertaan TNI dalam misi perdamaian dunia merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia,” ujar Nyoman. Hal ini menegaskan bahwa kehadiran pasukan Indonesia di mata dunia diakui memiliki standar kemampuan, kedisiplinan, dan integritas yang tinggi.

Kepercayaan yang diberikan oleh dunia internasional ini menjadi tanggung jawab besar yang harus diemban dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, Jenderal Agus Subiyanto memberikan pesan tegas agar seluruh prajurit yang dikirimkan selalu menjaga nama baik bangsa dan negara selama berada di luar negeri. Citra Indonesia diharapkan tetap terjaga positif melalui sikap dan perilaku setiap anggota pasukan.

Selain menjaga kehormatan negara, Panglima TNI juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan main yang berlaku di wilayah penugasan. Seluruh personel diingatkan untuk senantiasa mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, baik oleh organisasi PBB maupun ketentuan internal militer Indonesia, demi keselamatan dan keberhasilan misi.

BACA JUGA:  Eskalasi Restitusi Prajurit Lebanon, Panglima TNI Salurkan Santunan Miliaran Rupiah Bagi Tiga Ahli Waris

Mengingat situasi keamanan di wilayah Lebanon dan perbatasannya yang masih sangat dinamis dan berisiko, peringatan terkait kewaspadaan menjadi hal utama. Panglima meminta agar para prajurit terus meningkatkan tingkat kesiagaan terhadap setiap perkembangan situasi yang terjadi di lapangan, mengingat adanya potensi konflik yang bisa meningkat sewaktu-waktu.

Prajurit juga diingatkan untuk selalu menjaga moral dan kesehatan fisik maupun mental selama menjalani masa penugasan yang berat dan jauh dari keluarga. Kondisi fisik dan mental yang prima dinilai sangat diperlukan agar dapat menjalankan tugas pengamanan, pengawasan gencatan senjata, dan bantuan kemanusiaan dengan efektif.

Keberangkatan pasukan ini juga mengingatkan kembali pada sejarah pengabdian prajurit Indonesia di wilayah tersebut. Sebelumnya, negara sempat berduka atas gugurnya Praka Rico, anggota TNI yang bertugas di UNIFIL, akibat serangan tank militer Israel. Peristiwa tersebut menjadi pengingat nyata bahwa misi perdamaian ini penuh risiko, namun tetap dijalani dengan keberanian tinggi demi nama baik bangsa dan perdamaian dunia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK
COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara
Gempa M 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Mesuji Bongkar Gudang Rokok Ilegal 118.400 Batang, Tersangka Diamankan
Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027
Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan
Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:10 WIB

COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Gempa M 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Polres Mesuji Bongkar Gudang Rokok Ilegal 118.400 Batang, Tersangka Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027

Berita Terbaru