Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang jejaring pengampuan mata bersama Direktur Utama Rumah Sakit Mata Cicendo Antonia Kartika di Ruang Kerja Gubernur, Medan, Rabu (3/6/2026). Foto: Ist.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang jejaring pengampuan mata bersama Direktur Utama Rumah Sakit Mata Cicendo Antonia Kartika di Ruang Kerja Gubernur, Medan, Rabu (3/6/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengambil langkah strategis dalam memajukan sektor pelayanan kesehatan masyarakat. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai program jejaring pengampuan mata dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya serius pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kesehatan mata bagi seluruh warga Sumut.

Proses penandatanganan dokumen kerja sama berlangsung khidmat di Ruang Kerja Gubernur Sumut, yang beralamat di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, pada Rabu (3/6/2026). Acara ini menandai dimulainya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan salah satu rumah sakit mata terbesar dan tercanggih di Indonesia, yang diharapkan membawa dampak positif signifikan bagi dunia kesehatan di wilayah Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa kerja sama ini sangat sejalan dan merupakan bagian tak terpisahkan dari program prioritas utama Pemprov Sumut di bidang kesehatan. Ia menjelaskan bahwa ada tahapan besar yang sedang dibangun pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Bobby, pada tahap awal masa jabatan, fokus utama pemerintah adalah memastikan seluruh lapisan masyarakat, dari pinggiran hingga perkotaan, dapat dengan mudah mengakses dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Kini, setelah akses tersebut dirasa cukup terbangun dan merata, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah peningkatan kualitas dari layanan itu sendiri agar setara dengan standar nasional.

BACA JUGA:  Pj Sekdaprov Sumut Saksikan MoU KMDT dengan BP TCUGGp

“Pemprov Sumut, hari ini salah satu program prioritas di bidang kesehatan yang pertama kali kami capai adalah bagaimana masyarakat Sumut bisa mengakses layanan kesehatan, sudah kami coba di awal masa jabatan kami. Hari ini setelah masyarakat mendapat layanan kesehatan, kami coba meningkatkan kualitas layanannya,” ujar Bobby menjabarkan strategi pemerintah.

Ia menambahkan, upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan ini dilakukan secara menyeluruh dan melalui berbagai pendekatan. Mulai dari pembenahan fisik fasilitas kesehatan, perbaikan gedung, pengadaan alat medis mutakhir, hingga penguatan kapasitas teknis dan manajemen di setiap unit rumah sakit yang ada di bawah naungan pemerintah provinsi.

“Kami coba memperbaiki baik fasilitas kesehatan itu sendiri seperti rumah sakit, Puskesmas, RSUD. Hari ini (nota kesepahaman) bagian dari pengoptimalan layanan rumah sakit, khususnya rumah sakit mata yang dimiliki Provinsi Sumut,” tegasnya, menyebutkan bahwa fokus khusus kali ini ditujukan agar rumah sakit mata milik daerah dapat beroperasi secara maksimal dan profesional.

Sebagai informasi, Rumah Sakit Mata Cicendo yang berkedudukan di Kota Bandung memiliki reputasi tinggi sebagai Pusat Mata Nasional. Institusi ini menjadi rujukan utama pelayanan kesehatan mata bagi seluruh wilayah Indonesia, baik dalam hal penanganan medis, pendidikan, maupun penelitian, sehingga kerja sama ini dianggap membawa standar nasional langsung ke Sumatera Utara.

Direktur Utama Rumah Sakit Mata Cicendo, Antonia Kartika, memberikan penjelasan mendalam mengenai ruang lingkup kerja sama ini. Ia menyebutkan bahwa program jejaring pengampuan mata ini difokuskan utamanya pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para dokter dan perawat mata yang bertugas di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Kecelakaan Bus Pariwisata Jalinsum Batubara Picu Kemacetan

“Dan kita akan memulai, sebenarnya sudah dimulai beberapa waktu yang lalu untuk tahap satu, yaitu kita melakukan peningkatan dari basic science atau teori melalui zoom meeting,” ungkap Kartika, menjelaskan bahwa proses transfer ilmu dan pengetahuan sudah berjalan sejak tahap persiapan.

Lebih lanjut ia merinci agenda konkret yang akan segera dilaksanakan. “Dan besok kita akan melakukan workshop kepada dokter mata dari sekitar 49 rumah sakit di Sumatera Utara, dan juga perawat mata, dan sehari setelahnya kita akan melakukan pendampingan operasi katarak,” tambahnya, menunjukkan bahwa pendampingan langsung akan dilakukan hingga ke praktik bedah.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, program pengampuan ini juga memiliki misi besar untuk menekan angka kebutaan di Indonesia yang hingga saat ini masih tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data yang dimiliki RS Cicendo, prevalensi kebutaan di Indonesia mencapai sekitar 3%. Melalui kerja sama ini, diharapkan penanganan penyakit penyebab kebutaan seperti katarak, diabetik retinopati, glukoma, dan gangguan mata lainnya dapat ditangani lebih cepat, tepat, dan massal di Sumatera Utara. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sumut Sentil Pertamina: “Jangan Jadikan Drama Pertamina dan Vendor Berdampak Bagi Masyarakat!”
Pererat Kerja Sama Bilateral, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap Tinjau Paviliun Pulau Pinang di PRSU 2026
Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day 2026, Bobby Nasution Dorong Integrasi Investasi se-Sumatera
Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
Kapendam I/BB: TNI AD Siap Bantu Pemda Sumut dan Pertamina Atasi Kendala Distribusi BBM
Pemprov Sumut Terima Tambahan TKD Rp6,35 Triliun, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:46 WIB

Ketua DPRD Sumut Sentil Pertamina: “Jangan Jadikan Drama Pertamina dan Vendor Berdampak Bagi Masyarakat!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:20 WIB

Pererat Kerja Sama Bilateral, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap Tinjau Paviliun Pulau Pinang di PRSU 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:55 WIB

Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day 2026, Bobby Nasution Dorong Integrasi Investasi se-Sumatera

Senin, 20 Juli 2026 - 16:15 WIB

Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:48 WIB

Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi

Berita Terbaru