Medan-Mediadelegasi: Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Jumat (11/9/2026). Tujuan utama kunjungan Wapres adalah untuk menjenguk secara langsung sejumlah siswa yang diduga mengalami keracunan pasca mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis dan kini tengah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di kawasan Berastagi.
Rombongan Wakil Presiden bertolak menuju Kabupaten Karo setelah sebelumnya berada di Hotel Grandika Setia Budi, Jalan Dr. Mansyur Nomor 169, Kota Medan. Sekitar pukul 08.10 WIB, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, hadir menyambut kedatangan sekaligus melepas keberangkatan rombongan Wapres menuju wilayah Kabupaten Karo yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Kota Medan.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Wapres Gibran pertama kali dijadwalkan mendatangi Rumah Sakit Evarina Etaham Berastagi. Di rumah sakit pertama ini, Wapres berencana menjenguk salah seorang korban dugaan keracunan, yakni Agnesia Br Silitonga, yang masih menjalani perawatan intensif pasca mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program MBG.
Setelah selesai di Rumah Sakit Evarina Etaham, rombongan Wakil Presiden kemudian bergerak menuju Rumah Sakit Amanda Berastagi. Di rumah sakit kedua ini, Wapres Gibran dijadwalkan menjenguk korban lainnya, yaitu Febiola Br Purba, yang juga mendapat perawatan medis serupa akibat dugaan keracunan makanan yang sama.
Kunjungan langsung Wakil Presiden ke dua rumah sakit tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan secara langsung kondisi kesehatan para korban yang sedang dirawat. Selain itu, Wapres juga ingin melihat secara langsung penanganan medis yang telah diberikan oleh pihak rumah sakit kepada para siswa yang menjadi korban dugaan insiden keracunan makanan program MBG tersebut.
Kehadiran Wakil Presiden diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus kepastian kepada para keluarga korban bahwa pemerintah sangat memperhatikan dan mengikuti perkembangan penanganan insiden yang menimpa para siswa tersebut. Pemerintah pun dinilai perlu segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Insiden dugaan keracunan makanan ini pertama kali diketahui setelah sejumlah siswa melaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya tak lama setelah mengonsumsi makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kabupaten Karo. Sejak saat itu, sejumlah siswa dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab dan sumber dugaan keracunan tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk menelusuri setiap proses penyaluran dan pengolahan makanan hingga sampai ke tangan para siswa agar dapat dipastikan keamanan dan kualitasnya terjamin.
Kedatangan Wakil Presiden di rumah sakit disambut langsung oleh pihak manajemen rumah sakit serta jajaran pejabat pemerintah daerah Kabupaten Karo. Wapres menyempatkan diri berbicara langsung kepada para korban dan keluarga yang mendampingi, menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan agar para korban segera diberikan penanganan terbaik dan lekas sembuh.
Selain memantau kondisi kesehatan para korban, kunjungan ini juga menjadi momen bagi Wakil Presiden untuk mengevaluasi secara langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di lapangan. Wapres diharapkan dapat memberikan arahan-arahan penting guna perbaikan mutu dan pengawasan program agar hal serupa tidak terulang kembali di wilayah lain.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Wakil Gubernur Surya juga menyatakan kesiapannya untuk turut mengawal dan mengoordinasikan segala upaya penanganan pasca insiden tersebut. Keselamatan dan kesehatan para penerima manfaat program menjadi prioritas utama yang harus dipastikan terjaga dengan baik.
Dengan selesainya rangkaian kunjungan ke dua rumah sakit di Berastagi tersebut, diharapkan kecemasan masyarakat yang selama ini beredar dapat terjawab dengan kehadiran langsung Wakil Presiden. Pemerintah pun dipastikan akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan para korban hingga dinyatakan pulih sepenuhnya dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan






