Deliserdang – Mediadelegasi: Keluhan masyarakat terkait krisis listrik di wilayah Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kian memuncak. Pasalnya, pemadaman listrik secara bergiliran telah terjadi selama lima hari berturut-turut, termasuk pada Selasa (9/6/2026).
Pemadaman yang terjadi hari ini melumpuhkan aktivitas warga di sepanjang jalur Penyulang SG.05. Listrik dilaporkan padam sejak pukul 13.30 WIB dan hingga pukul 16.00 WIB belum ada tanda-tanda aliran listrik kembali normal.
Berdasarkan data yang dihimpun, pemadaman hari ini mencakup kawasan strategis dan padat penduduk di Pancur Batu. Area terdampak meliputi sejumlah ruas jalan utama seperti Jl. Tj. Selamat, Jl. Snakma, Jl. Balai Desa, Jl. Percobaan, Jl. Pendidikan, Jl. Pantai, Jl. Perjuangan, Jl. Bersama, Jl. Tampok, hingga Jl. Sei Braskata.
Selain itu, belasan komplek perumahan juga terdampak, di antaranya Perm. Tanjung Anom, Griya Mutiara 1, Griya Tj. Selamat, Grand Citra Asri, Tj. Selamat Tahap II, D’Regalle 1, Komplek Asri Indah, Taman Sekata Indah, Tj. Selamat Lestari, dan Permata VI.
Tak hanya sektor pemukiman, fasilitas umum dan bisnis di kawasan tersebut juga terkena imbasnya, termasuk SPBU Tj. Anom, operasional sekolah seperti Sekolah Al Farabi, Kantor Desa Tj. Selamat, sarana ibadah, hingga fasilitas industri seperti pabrik sarang telur dan kilang padi.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari warga, salah satunya F. Siburian, warga Komplek Danomem. Ia menyoroti bahwa pemadaman bukan kali ini saja terjadi, melainkan pola rutin yang merugikan.
”Sudah lima hari berturut-turut listrik padam. Bahkan dalam empat hari terakhir, durasinya mencapai lima jam per hari. Seperti hari Senin kemarin, listrik padam dalam durasi yang cukup lama,” ujar Siburian kepada awak media, Selasa (9/6/2026).
Sebagai pelaku usaha online, Siburian mengaku mengalami kerugian materiel yang signifikan. Terhentinya aliran listrik berdampak langsung pada terputusnya koneksi WiFi yang menjadi tulang punggung usahanya.
”Penjualan terhambat total, pesanan pelanggan tidak bisa saya proses. Ini bukan sekadar ketidaknyamanan, tapi sudah berdampak langsung pada omzet usaha saya,” keluhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab gangguan teknis yang menyebabkan pemadaman beruntun di wilayah Pancur Batu tersebut. Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan permanen agar aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Deli Serdang tidak terus-menerus terganggu oleh krisis listrik yang berkepanjangan.
Masyarakat mendesak adanya solusi konkret dan transparansi informasi mengenai jadwal serta penyebab pemadaman agar warga dapat melakukan antisipasi dini.D|Red






