Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar mobil warga ringsek usai ditabrak mobil oknum polisi yang terbakar cemburu di Kota Medan. Foto: Ist.

Tangkapan layar mobil warga ringsek usai ditabrak mobil oknum polisi yang terbakar cemburu di Kota Medan. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat seorang oknum polisi diduga sengaja menabrak kendaraan milik warga hingga rusak parah tersebar luas dan menjadi sorotan publik di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.

Akibat aksinya yang dianggap brutal dan melanggar hukum, oknum polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Selatan dengan inisial Aipda HSR kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan adanya insiden tabrakan yang melibatkan personel kepolisian tersebut. Ia menyampaikan hasil pemeriksaan awal yang mengungkap alasan di balik tindakan yang diambil oleh oknum polisi itu.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, aksi nekat tersebut dipicu oleh masalah pribadi yang berkaitan dengan urusan asmara. Pelaku dilanda rasa cemburu yang meluap serta memiliki kecurigaan bahwa istrinya terlibat hubungan perselingkuhan dengan pemilik mobil yang ditabraknya.

BACA JUGA:  Polda Sumut Bagikan 30 Ribu Bendera Merah Putih

“Peristiwa itu terjadi lantaran terlapor terbakar api cemburu dan adanya kecurigaan perselingkuhan antara istri Aipda HSR dengan korban yang berinisial LH,” jelas Ferry dalam keterangannya kepada wartawan pada Sabtu (27/6/2026).

Kronologi kejadian bermula ketika Aipda HSR mengendarai mobil Toyota Kijang Innova membuntuti kendaraan yang dikemudikan korban. Saat tiba di kawasan Medan Johor, ia tiba-tiba melakukan tindakan berbahaya dengan sengaja menabrak mobil Honda HR-V yang dikendarai LH.

Akibat benturan yang cukup keras, bodi mobil korban mengalami kerusakan parah hingga terlihat ringsek. Namun setelah mobil korban berhenti, Aipda HSR justru mendapati kenyataan bahwa istrinya tidak ada di dalam kendaraan tersebut. Kecurigaan yang menjadi pemicu aksinya pun terbukti tidak benar di lokasi kejadian.

Menyikapi tindakan anarkis yang merugikan dirinya, korban tidak tinggal diam. LH segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwenang untuk meminta keadilan dan pertanggungjawaban atas kerugian yang diderita.

“Kasus itu telah dilaporkan oleh LH baik secara pidana umum maupun dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri pada tanggal 8 Juni 2026 yang lalu,” tambah Ferry, menegaskan bahwa proses hukum sudah berjalan sejak beberapa waktu sebelumnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Berduka atas Wafatnya Tun Abdullah Ahmad Badawi

Pihak kepolisian menyatakan akan menangani kasus ini secara serius dan transparan. Penanganan dilakukan secara terpisah namun terkoordinasi, meliputi proses hukum pidana di bidang penyidikan serta pemeriksaan pelanggaran kode etik di lingkungan internal Polri.

Saat ini, tim penyidik dari berbagai satuan kerja terkait di lingkungan Polda Sumut sedang mengumpulkan bukti, keterangan saksi, dan rekaman peristiwa untuk mengusut tuntas seluruh rangkaian kejadian. Pihak kepolisian juga memastikan tidak akan melindungi oknum yang terbukti bersalah.

Polda Sumut menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Aipda HSR tidak mencerminkan sikap dan perilaku anggota Polri yang sesungguhnya. Jika terbukti melanggar hukum dan aturan profesi, oknum tersebut akan dijatuhi sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor Turnip

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru