Menaker Yassierli Tegaskan SDM Unggul dan Inovatif Kunci Utama Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli foto bersama jajaran pimpinan Tanoto Foundation dan 242 mahasiswa penerima beasiswa dalam acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 yang digelar di RGE Exhibition Center, Pelalawan, Riau, Rabu (22/7/2026) malam. Foto: Ist.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli foto bersama jajaran pimpinan Tanoto Foundation dan 242 mahasiswa penerima beasiswa dalam acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 yang digelar di RGE Exhibition Center, Pelalawan, Riau, Rabu (22/7/2026) malam. Foto: Ist.

Pelalawan-Mediadelegasi: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi paling krusial dalam membawa bangsa menuju Visi Indonesia Emas 2045. Keberadaan generasi muda yang adaptif dan berdaya saing tinggi dipandang sebagai penentu arah pembangunan nasional di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menaker saat menghadiri acara Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 yang berlangsung di RGE Exhibition Center, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Rabu (22/7/2026) malam.

Di hadapan sebanyak 242 mahasiswa penerima beasiswa, Yassierli menekankan pentingnya kepemilikan pola pikir yang tidak hanya responsif terhadap perubahan, tetapi juga berorientasi pada masa depan. Generasi muda dituntut untuk terus mengasah kapasitas diri demi memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan Indonesia.

Dalam paparannya, Menaker merinci tiga pola pikir utama yang wajib diresapi oleh generasi penerus bangsa. Pola pikir pertama yang ia soroti adalah innovation mindset, yaitu dorongan konstan untuk menemukan jalan keluar serta pendekatan baru dalam mengatasi beragam tantangan yang ada.

BACA JUGA:  Menkeu Umumkan Nomor Khusus Pengaduan Pajak dan Bea Cukai, Masyarakat Tak Perlu Takut

Selanjutnya, ia memaparkan pentingnya growth mindset, sebuah fondasi mental yang mendorong individu untuk senantiasa belajar, mengembangkan potensi, serta tidak mudah patah semangat ketika dihadapkan pada kegagalan.

Pola pikir ketiga yang tak kalah penting adalah future mindset. Menurut Yassierli, kemampuan berpijak pada visi jangka panjang sangat dibutuhkan agar setiap tindakan dan karya yang dihasilkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Ia meyakini bahwa penguasaan ketiga pola pikir ini akan membentuk karakter kepemimpinan yang kuat pada generasi muda. Hal tersebut menjadi modal utama agar Indonesia mampu melakukan lompatan besar di panggung internasional.

Lebih jauh, Menaker menggarisbawahi bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar melahirkan proyek-proyek inovasi yang bersifat sementara. Hal yang lebih mendesak untuk ditanamkan adalah pembentukan budaya inovasi yang mengakar secara berkelanjutan.

Menurutnya, sebuah proyek memiliki batas durasi tertentu, sedangkan budaya inovasi akan terus tumbuh secara konsisten melahirkan pemikiran segar, solusi efektif, serta peningkatan efisiensi kerja dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:  Ahmad Sahroni Kembali Pimpin Komisi III DPR

Ia juga meluruskan pandangan umum mengenai wujud inovasi. Inovasi tidak melulu berorientasi pada penciptaan produk fisik baru, melainkan dapat hadir dalam bentuk perbaikan sistem kerja, pembaruan layanan, hingga pengembangan model bisnis yang lebih adaptif.

Gagasan inovatif semacam itu dinilai sangat vital untuk memberi nilai tambah pada pasar kerja, menjawab tantangan era digital, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di tengah tingginya dinamika ekonomi global.

Menutup arahannya, Yassierli mengajak Tanoto Foundation untuk terus konsisten memfasilitasi dan menumbuhkan semangat berkarya bagi mahasiswa. Ia berharap wadah seperti TSG tak cuma melahirkan deretan prestasi akademik, tetapi juga mencetak pemimpin bermoral yang memiliki kepedulian sosial tinggi guna mewujudkan Indonesia sebagai Innovation Nation di tahun 2045. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah karena Alasan Kesehatan
Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Generasi Muda Pomparan Somba Debata Siahaan, Beri Motivasi untuk Raih Prestasi dan Mengabdi bagi Bangsa.
Dr. Maruli Siahaan Dorong RUU Hak Cipta Jaga Keseimbangan Perlindungan Karya Jurnalistik dan Kebebasan Pers
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang yang Mundur
Keppres 87/TPA 2026: Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru Pimpinan Tinggi Madya Kejaksaan Agung
Prabowo Tandatangani Keppres, Kuntadi Resmi Gantikan Febrie Adriansyah Sebagai Jampidsus
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Fokus Pengobatan Penyakit Jantung
Wamenaker Afriansyah Noor: Dialog Sosial Kunci Harmoni Hubungan Industrial PT Indonesia Epson
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:09 WIB

Menaker Yassierli Tegaskan SDM Unggul dan Inovatif Kunci Utama Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:16 WIB

Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah karena Alasan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:43 WIB

Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan Terima Silaturahmi Generasi Muda Pomparan Somba Debata Siahaan, Beri Motivasi untuk Raih Prestasi dan Mengabdi bagi Bangsa.

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:40 WIB

Dr. Maruli Siahaan Dorong RUU Hak Cipta Jaga Keseimbangan Perlindungan Karya Jurnalistik dan Kebebasan Pers

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang yang Mundur

Berita Terbaru