PT PPSU Gandeng Kedubes Tiongkok Garap Sektor Kesehatan dan Energi Hijau Sumatera Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumstera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution foto bersama usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Foto: Ist.

Gubernur Sumstera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution foto bersama usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kedutaan Besar Tiongkok untuk memperkuat sektor layanan kesehatan dan transisi energi hijau di Sumatera Utara (Sumut). Kesepakatan penting ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (23/7/2026).

Kemitraan bilateral ini mencakup dua fokus utama pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Proyek tersebut meliputi pengadaan 200 unit mesin cuci darah (hemodialisis) untuk menunjang fasilitas kesehatan lokal, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas masif hingga 300 megawatt.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang hadir langsung menyaksikan prosesi penandatanganan MoU menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kolaborasi daerah dalam menghadirkan pembangunan berkelanjutan.

Menurut Bobby, kemitraan strategis dengan investor asing menjadi tonggak krusial untuk memperluas jangkauan manfaat bagi kesejahteraan warga Sumut. Ia optimistis sinergi ini akan menjadi pintu masuk bagi investasi skala besar lainnya di masa depan.

“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari semakin banyak investasi yang hadir di Sumatera Utara, terbukanya lapangan kerja baru, serta terciptanya lebih banyak peluang yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bobby usai acara penandatanganan.

BACA JUGA:  Ekspansi Investasi Jepang Sumut Tawarkan KEK dan BRT

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menegaskan bahwa Sumatera Utara memegang peranan pivotal sebagai salah satu daerah prioritas utama dalam koridor ekonomi nasional. Hal inilah yang mendorong pihaknya aktif mengajak pelaku usaha Tiongkok menanamkan modal di wilayah tersebut.

Djauhari menjelaskan bahwa konstelasi investasi di Sumut kini mulai bertransformasi ke arah kemitraan swasta yang lebih fleksibel dan ekspansif. Jika sebelumnya didominasi kerja sama government to government (G to G) atau BUMN to BUMN, kini skema bergeser menuju private to private melalui tata kelola yang akuntabel.

Sebagai tindak lanjut dari MoU ini, pemerintah dan para mitra berencana menggelar forum bisnis khusus mengenai potensi Sumatera Utara di Tiongkok dalam waktu dekat. Forum promosi serupa sebelumnya terbukti sukses mendatangkan arus investasi positif bagi beberapa provinsi lain di Indonesia.

BACA JUGA:  Bapenda Sumut Gelar Gebyar Pajak Bermasalah, Perlu Evaluasi Transparansi dan Legalitas

Sementara itu, Direktur Utama PT PPSU, Ferry Indra, mengungkapkan bahwa perusahaannya terus melakukan transformasi bisnis melalui penetrasi investasi strategis. Komitmen ini diwujudkan lewat tata kelola perusahaan yang profesional dan transparan demi memberikan nilai tambah bagi daerah.

Inisiatif di sektor kesehatan dan energi terbarukan ini dipandang Ferry sebagai momentum emas untuk memperkokoh international economic partnership. Sinergi lintas negara ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan berkas, melainkan berlanjut pada eksekusi proyek secara konsisten.

Dukungan serupa diutarakan oleh perwakilan PT CNEC Engineering Indonesia, Xu Qifei. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini memperkuat posisi Sumatera Utara dalam peta kemitraan strategis Indonesia-Tiongkok.

Melalui wadah Indonesia-China Partnership Forum, Xu Qifei meyakini bahwa kran investasi akan terbuka semakin lebar. Dampak positif dari pertumbuhan ekonomi dan penyediaan fasilitas infrastruktur modern ini nantinya akan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Sumatera Utara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penurunan Muka Air Danau Toba Mengancam Ekosistem dan Sektor Vital Sumatera Utara
Wagub Sumut Surya Tinjau Bronjong Jalan Miga-Lolowua untuk Atasi Longsor
Ketua DPRD Sumut Sentil Pertamina: “Jangan Jadikan Drama Pertamina dan Vendor Berdampak Bagi Masyarakat!”
Pererat Kerja Sama Bilateral, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap Tinjau Paviliun Pulau Pinang di PRSU 2026
Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day 2026, Bobby Nasution Dorong Integrasi Investasi se-Sumatera
Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
Polda Sumut Siapkan 10 Personel Terlatih Jadi Pengemudi Truk Tangki BBM, Dukung Kelancaran Distribusi
Kapendam I/BB: TNI AD Siap Bantu Pemda Sumut dan Pertamina Atasi Kendala Distribusi BBM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:27 WIB

PT PPSU Gandeng Kedubes Tiongkok Garap Sektor Kesehatan dan Energi Hijau Sumatera Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:03 WIB

Penurunan Muka Air Danau Toba Mengancam Ekosistem dan Sektor Vital Sumatera Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Wagub Sumut Surya Tinjau Bronjong Jalan Miga-Lolowua untuk Atasi Longsor

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:46 WIB

Ketua DPRD Sumut Sentil Pertamina: “Jangan Jadikan Drama Pertamina dan Vendor Berdampak Bagi Masyarakat!”

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:20 WIB

Pererat Kerja Sama Bilateral, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap Tinjau Paviliun Pulau Pinang di PRSU 2026

Berita Terbaru

Foto: Pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan. Sorotan publik terkait isu peredaran narkotika memicu desakan evaluasi pengawasan dan pengamanan di lingkungan lapas tersebut.

Kota Medan

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:46 WIB