1.279 Personel Gabungan Disiagakan Tangani Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1.279 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait bersiap disiagakan untuk penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). Foto: Ist.

Sebanyak 1.279 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait bersiap disiagakan untuk penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Sebanyak 1.279 personel gabungan telah resmi disiagakan untuk menghadapi situasi kebencanaan yang timbul akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Ribuan personel tersebut dikerahkan dari jajaran Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Kepolisian Republik Indonesia, serta sejumlah instansi terkait lainnya guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menyampaikan kesiapan kekuatan ini dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (8/9/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh pemerintah untuk mengantisipasi segala kemungkinan dampak yang muncul seiring berlanjutnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

“Situasi kebencanaan erupsi vulkanologi, khususnya Gunung Anak Krakatau, telah disiagakan sebanyak 1.279 personel yang terdiri atas 1.012 personel di jajaran Kodam I/Bukit Barisan, 160 personel Polri, serta 107 personel dari instansi lainnya,” ujar Tri Budi Utomo secara rinci memaparkan komposisi kekuatan yang telah disiapkan.

Dari total kekuatan yang dikerahkan, jajaran TNI melalui Kodam I/Bukit Barisan menjadi kontingen terbesar dengan jumlah lebih dari seribu personel. Kehadiran unsur kepolisian serta instansi lain melengkapi kemampuan penanganan di lapangan agar tidak hanya berfokus pada pemadaman dan evakuasi, melainkan juga pengamanan serta pelayanan publik.

BACA JUGA:  Menkes Budi Gunadi Sebut Cowok Perokok Adalah Red Flag

Selain kekuatan utama yang telah disiagakan di garis depan, pemerintah juga menyiapkan cadangan berjumlah 1.050 personel tambahan. Kekuatan siaga tersebut berasal dari tiga kesatuan setingkat kompi yang siap diperkuat sewaktu-waktu apabila kondisi di lapangan memburuk atau membutuhkan tambahan tenaga.

“Selain itu juga disiapkan kekuatan cadangan sebanyak 1.050 personel yang berasal dari tiga kesatuan setingkat kompi,” jelas Sekjen Kemhan menjelaskan bahwa kesiapan tidak hanya pada kekuatan awal, melainkan juga tersedia dukungan tambahan yang siap bergerak kapan saja.

Tak hanya tenaga, berbagai kendaraan operasional pun telah dikerahkan guna mendukung mobilitas dan kemampuan penanganan di lokasi terdampak. Kekuatan materiil yang disiapkan meliputi 31 unit truk pengangkut, delapan unit ambulans untuk pelayanan kesehatan, satu unit mobil komando pengendali operasi, serta 11 unit kendaraan pemadam kebakaran.

Selain itu, tersedia pula sepuluh unit sarana pendukung lainnya yang berfungsi melengkapi kebutuhan operasi di lapangan. Kombinasi antara kendaraan pengangkut, pelayanan kesehatan, pemadam, dan komando memastikan setiap aspek penanganan bencana dapat berjalan beriringan dan saling mendukung.

Lebih dari sekadar kendaraan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai perlengkapan penunjang yang sangat dibutuhkan saat bekerja di wilayah terdampak abu vulkanik. Perlengkapan tersebut meliputi tenda pengungsian, set dapur lapangan dan SPPG untuk penyediaan makanan, serta peralatan kesehatan guna merawat warga maupun petugas yang bekerja.

BACA JUGA:  Gunung Anak Krakatau Erupsi Lontarkan Lava Pijar, BNPB: Tidak Perlu Panik Soal Tsunami

Tidak ketinggalan, tersedia pula genset penerangan, perangkat komunikasi satelit Starlink, sistem penguat sinyal repeater, hingga tiga unit pesawat nirawak atau drone untuk pemantauan dari udara. Kelengkapan sarana ini memungkinkan petugas tetap terhubung, terang, dan dapat memantau perkembangan situasi secara visual dari atas.

“Selain itu, tersedia pula berbagai perlengkapan dan alat kelengkapan meliputi tenda, set dapur lapangan dan SPPG, set alat kesehatan, genset, perangkat Starlink, set repeater, serta 3 unit drone,” rinci Tri Budi Utomo memastikan tidak ada kebutuhan mendasar yang terlewatkan dalam persiapan kali ini.

Sekjen Kemhan menegaskan bahwa kesiapan personel maupun peralatan ini merupakan satu kesatuan langkah kesiapsiagaan nasional. Tujuannya agar setiap kali dibutuhkan, penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi antar unsur. Dengan demikian, dampak erupsi dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas yang terjamin. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara
Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar
Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar
Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran
PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi
Letkol Arman Ditahan, Sewakan Rumah Dinas TNI Cijantung Jadi Markas Judol
Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar
Sikap Parpol Pasca Putusan MK: Dari Imbau Hentikan Polemik Hingga Usul Pansus Pemakzulan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:04 WIB

PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi

Berita Terbaru

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, beraksi dalam sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Marquez berhasil meraih kemenangan setelah menyalip Jorge Martin saat balapan menyisakan lima lap. Foto: Ist.

Olahraga

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:53 WIB

Mohammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018–2023, yang resmi masuk daftar buronan internasional setelah Interpol menerbitkan Red Notice pada 23 Januari 2026. Foto: Ist.

Nasional

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:21 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Ist.

Nasional

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:14 WIB