Ketakutan Perawat & Terus Jaga Jarak, Pasien Pingsan Diduga PDP Terjatuh di Belakang Ambulans

Minggu, 29 Maret 2020 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klip video, korban diduga PDP terkapar lemah di atas tandu (foto kiri). Terjatuh saat proses evakuasi ke dalam ambulans (foto kanan). Foto-foto: D|klip video

Medan-Mediadelegasi: Ketakutan perawat sebuah klinik sehingga berupaya tidak menyentuh pasien berujung fatal. Video berdurasi dua menit 43 detik itu mendadak viral terbagikan dari WA ke WA, Sabtu (29/03), malam.

Tampak seorang lelaki yang telentang pasrah tak sadarkan diri di atas tandu. Sejumlah perawat diduga pada sebuah klinik tampak siaga dengan pakaian jas anti covid-19 bergegas mendorong tempat tidur tandu menuju ambulans sedinas yang terparkir dengan pintu belakang terbuka.

Kedengarannya suara dalam video itu menyebutkan pria yang terkapar di tandu itu sebagai Pasien Dalam Pemantauan (PDP) juga terdengar suara menyebutkan bahwa di RSUD Haji Adam Malik sudah tak ada tempat bagi pasien.

BACA JUGA:  Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemko Medan Diumumkan, Ini Daftar 12 Nama yang Lulus

Sepertinya para perawat bingung tidak tahu pasien itu mau dilarikan ke Rumah Sakit mana. Tandu pun terlihat didorong petugas laki-laki. Lalu rekan perawat yang laki-laki juga tampak menyemprotkan cairan diduga ‘penjinak’ Corona ke wajah pasien. Ada suara perawat wanita bilang ke Colombia Asia.

Petugas disebutkan bernama Heri terdengar disarankan untuk membangunkan pasien. “Bang bilang, bang bilang ri, jangan sentuh! Bang.. bang … bangun…bangun… ,” diduga suara salah seorang perawat perempuan yang posisinya menjaga jarak sangat jauh, lebih dekat dengan perekam video.

Kedengarannya para petugas sepakat, melarikan pasien itu ke RS Colombia Asia karena di RS Adam Malik sudah taka ada lagi tempat.

BACA JUGA:  Ketum PPSD Siahaan Kota Medan Road Show Hadiri Acara Pernikahan

Beberapa saat setelah cairan disemprotkan, pasien tampak bergerak dan terjatuh di depan petugas yang terlihat terus menjaga jarak, walau akhirnya petugas laki-laki itu harus memandu pasien yang mulai sadar memasuki ambulans. Terdengar juga ocehan wanita di penghujung video itu menyesalkan sikap sopir ambulan yang tidak mau turun dari mobil ambulan itu. Dan masih juga terdengar usulan membingungkan, pasien mau dibawa ke RS Adam Malik atau Colombia Asia. D|Rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB