Deli Serdang-Mediadelegasi: Pesawat Saudia Airlines yang lepas landas dari Jeddah, Arab Saudi menuju Jakarta meminta pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Selasa (7/6).
Informasi yang dihimpun Mediadelegasi, Medan, pilot Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SI-576 tersebut melaporkan adanya ancaman bom di dalam pesawat dan meminta untuk melakukan pendaratan darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden itu memicu pihak Bandara Kualanamu mengaktifkan rencana daruratnya dengan melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang.
Pihak Bandara menyatakan semua penumpang telah dievakuasi, dan tim penjinak bom (explosive ordnance disposal/EOD) telah memulai penyisiran menyeluruh untuk mencari bahan peledak atau barang mencurigakan di pesawat itu.
Sementara, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan saat dikonfirmasi, mengatakan, informasi seputar ancaman bom itu diterima pilot pesawat Saudi Airline beberapa jam setelah lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi menuju Bandara Soekarno Hatta, Banten.
“Ancaman diterima oleh pilot ketika pesawat sudah on air dari Bandara Jeddah. Pada pukul 10.55 WIB, pesawat sudah mendarat di Bandara Kualanamu dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Namun, Ferry belum menyebut secara rinci jumlah keseluran penumpang pesawat Saudi Airline yang dievakuasi tersebut.
“(Penumpang) diturunkan di ruang tunggu,” kata Ferry.
Ditambahkannya, upaya pengamanan masih dilakukan hingga saat ini. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












