Siswa Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar dari Latihan Marinir

Kamis, 2 April 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu korban, Dewi Muniarti, saat konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Okezone.

Ibu korban, Dewi Muniarti, saat konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Okezone.

Surabaya-Mediadelegasi: Seorang siswa asal Gresik, Jawa Timur, diduga menjadi korban peluru nyasar saat mengikuti kegiatan sekolah. Peristiwa tersebut menimpa Darrell Fauta Hamdani (14) pada 17 Desember 2025 dan kini menjadi perhatian publik.

Insiden tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas latihan menembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Lokasi sekolah korban disebut berada tidak terlalu jauh dari area latihan militer tersebut.

Siswa Gresik Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar Latihan Militer

Ibu korban, Dewi Muniarti, menjelaskan saat kejadian anaknya tengah berada di musala sekolah mengikuti kegiatan sosialisasi pendidikan lanjutan.

“Posisi anak saya sedang membaca brosur di musala sekolah. Tiba-tiba terkena peluru di tangan kiri,” ujar Dewi dalam konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Edukasi Siswa Sekolah tentang Pentingnya Menjaga Toba Caldera UNESCO Global Geopark

Peluru tersebut menembus bagian lengan kiri Darrell hingga mengenai tulang dan akhirnya bersarang di punggung tangan. Akibat luka tersebut, korban harus menjalani tindakan medis serius.

Dewi mengatakan tulang tangan anaknya mengalami kerusakan sehingga dokter harus memasang pen untuk menstabilkan kondisi tulang. Saat ini tangan korban disebut tidak dapat digerakkan secara normal.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/karyawan-ayam-geprek-dimutilasi-di-bekasi/

Selain Darrell, seorang siswa lain bernama Renheart juga mengalami luka akibat peluru yang mengenai bagian punggung kanan bawah. Beruntung luka yang dialami tidak sampai mengenai tulang maupun organ vital.

Kedua siswa tersebut kemudian segera dilarikan ke RS Siti Khodijah Sepanjang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dari tim dokter.

Pihak keluarga menyebut perwakilan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut telah mendatangi keluarga dan sekolah untuk menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

BACA JUGA:  KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi

Perwakilan militer juga menyatakan kesiapan untuk membantu proses penyembuhan korban. Mereka disebut berkomitmen mendukung pemulihan medis hingga kondisi korban membaik.

Meski demikian, keluarga korban mengaku sempat diminta menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak menyebarluaskan kejadian itu ke publik.

Sementara itu, pihak Korps Marinir menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal peluru yang mengenai para siswa tersebut. Hingga kini belum dapat dipastikan apakah peluru tersebut benar berasal dari kegiatan latihan militer di kawasan Karangpilang (Dilansir dari news.okezone.com)/. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB