Aktivis Anti Korupsi di Sumut Yang Dikeroyok Angkat Bicara

Senin, 8 Februari 2021 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakhrurozi

Fakhrurozi

Medan-Mediadelegasi: Pascamendatangi Polda Sumut, Sabtu 6 Februari 2021 kemarin, aktivis anti korupsi yang dikeroyok 3 pesuruh koruptor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terkait dugaan korupsi dana desa, Fakhrurozi angkat bicara.

Hal ini disampaikan Fakhrurozi terkait opini negatif terhadap dirinya, yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Rozi memastikan tidak ada niat darinya untuk membuat kegaduhan umum di Sumut, khususnya di Kabupaten Sergai.

“Menanggapi banyaknya pemberitaan yang muncul di media online, maka perlu saya untuk mengklarifikasi demi terwujudnya suasana kondusif di masyarakat, tidak ada sedikit pun saya mau buat keributan di Pemkab Sergai, ini melainkan untuk memperkuat sistem Pemerintahan Kabupaten Sergai dengan cara kritik yang bersifat konstruktif atau membangun. Hanya saja, ada segelintir oknum yang berusaha melemahkan sistem Pemkab Sergai, yang merasa terganggu,” ujar Rozi dalam keterangan tertulus ke wartawan, Senin (8/2/2021).

BACA JUGA:  Merasa Terancam, Aktivis Anti Korupsi Minta Perlindungan ke Polda Sumut

Rozi juga mengatakan dirinya tidak ada menyebut dan menyudutkan satu lembaga atau kelompok tertentu, dalam kasus pidana yang menimpahnya.

“Saya tidak ada menyudutkan dan atau melemah OKP atau ormas mana pun, karna saya tahu ini adalah pidana murni,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Rozi, sampai saat ini dirinya dan LSM yang dipimpinnya masih percaya penuh dengan lembaga penegak hukum, khususnya pihak kepolisian.

“Saya tidak ada menitipkan kebencian di tangan polisi terkait kasus pidana yang minimpa saya ini atau pun mempolitisir keadaan. Akan tetapi saya sangat percaya dan telah di atur oleh UU bahwa setiap warga negara apa bila hak nya terganggu dan merasa dirugikan maka harus melakukan upaya hukum, dan saya yakin polisi lebih profesional dan terlatih dalam menangani kasus ini, untuk mebuka secara lebar ke publik agar terang dan tidak menjadi fitnah,” kata Rozi.D|Mdn-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru