Ia berharap, setelah penutupan Musda ini, tidak ada lagi sekat-sekat yang memisahkan antar kelompok di internal tubuh Golkar Sumut. Fokus utama kini harus beralih pada upaya konsolidasi dan penyatuan ide demi mewujudkan rencana kerja lima tahun ke depan.
Andar menginginkan Musda XI menjadi momentum lahirnya gagasan-gagasan segar dan inovatif bagi pembangunan daerah. Ia optimis bahwa ide-ide yang dirumuskan dalam forum ini akan menjadi kompas bagi arah gerak partai selama satu periode kepemimpinannya.
Sebagai seorang politisi, Andar turut membagikan prinsip hidup yang selama ini ia pegang teguh. Mengutip nasihat dari para senior dan gurunya, ia menekankan pentingnya berpolitik secara proporsional dan tidak berlebihan, karena nilai kekeluargaan dan persahabatan berada di atas segalanya.
Dalam menjalankan tugasnya menyusun kepengurusan baru, Andar akan dibantu oleh tim formatur yang terdiri dari berbagai unsur strategis. Beberapa di antaranya melibatkan Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai perwakilan DPP, unsur sayap partai (AMPI), serta perwakilan dari DPD Kota Medan dan Kabupaten Asahan.
Sesuai dengan aturan AD/ART Partai Golkar, Andar Amin Harahap memiliki waktu maksimal 30 hari untuk merampungkan susunan pengurus DPD Golkar Sumut yang baru. Ketetapan ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian sidang pleno dalam Musda XI tersebut.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.








