Belum Ada Arahan untuk CPNS 2025, Kementerian PAN-RB Fokus Selesaikan PPPK 2024

Kamis, 11 September 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rekrutmen CPNS (Foto: Ist)

Ilustrasi rekrutmen CPNS (Foto: Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2025. Hal ini disampaikan Rini untuk meluruskan isu pembukaan lowongan CPNS tahun ini.

Rini mengaku bahwa pihaknya masih sibuk menyelesaikan proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang masih berjalan. Proses pengangkatan PPPK 2024 ditargetkan rampung pada bulan Oktober, mengingat jumlah calon ASN yang diterima seleksi 2024 sangat besar akibat kebijakan peniadaan honorer.

Rini menjelaskan bahwa formasi CPNS dan PPPK tahun 2024 merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah, sehingga proses pengangkatan menjadi sangat lama. Pihaknya masih fokus menyelesaikan proses ini sebelum membahas rekrutmen CPNS 2025.

Rini menegaskan bahwa belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan seleksi CPNS 2025. Pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut sebelum memulai proses rekrutmen CPNS.

BACA JUGA:  Jalur Maut Tol Tangerang-Merak: Truk Tronton Terjun Bebas, Timpa Pengguna Jalan, Lima Luka-Luka

Kementerian PAN-RB saat ini masih melakukan perhitungan keperluan pegawai pemerintah sesuai dengan permintaan masing-masing Kementerian dan Lembaga terkait. Perhitungan ini penting untuk menentukan formasi CPNS yang dibutuhkan.

Beberapa instansi pemerintah telah mengajukan penambahan PNS, baik dari Kementerian maupun Pemerintah Daerah. Namun, ada juga instansi yang belum menyampaikan kebutuhan CPNS karena keterbatasan anggaran.

Rini menyebutkan bahwa alokasi anggaran untuk CPNS merupakan ranah dan perhitungan dari masing-masing instansi. Kementerian PAN-RB hanya bertugas menyiapkan formasi dan seleksi jika dibutuhkan.

Rini menjelaskan bahwa formasi CPNS ditentukan oleh masing-masing instansi berdasarkan perencanaan kepegawaian 5 tahun. Kementerian PAN-RB hanya memberikan formasi dan melakukan seleksi sesuai dengan kebutuhan instansi.

Rini menegaskan bahwa target penyelesaian pengangkatan PPPK 2024 tetap pada bulan Oktober, sesuai dengan janji sebelumnya. Pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan proses ini sebelum membahas rekrutmen CPNS 2025.

BACA JUGA:  Kejagung Sanggah Klaim Kuasa Hukum Nadiem Soal Najelaa Shihab di Grup WhatsApp

Rini juga menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan seleksi CPNS 2026. Jika ada arahan, Kementerian PAN-RB akan segera melakukan perhitungan keperluan pegawai dan menyiapkan formasi serta seleksi.

Rini menekankan bahwa keterlibatan instansi sangat penting dalam menentukan kebutuhan CPNS. Instansi pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk CPNS dan menentukan formasi yang dibutuhkan.

Belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan seleksi CPNS 2025. Kementerian PAN-RB masih fokus menyelesaikan proses pengangkatan PPPK 2024 dan melakukan perhitungan keperluan pegawai pemerintah. Jika ada arahan, pihak akan segera menyiapkan formasi dan seleksi CPNS. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB