Berdalih Kesepakatan, Kades Seirotan Akui ‘Sunat’ BLT Rp450 Ribu

- Penulis

Senin, 25 Mei 2020 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdes Seirotan, Suwarman di ruang kerjanya. Foto: D|widy

Seirotan-Mediadelegasi: Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang menuai masalah. Informasi beredar di masyarakat, warga meneken penerimaan dana pemerintah di tengah pandemi Covid-19 itu Rp600 ribu untuk bulan April 2020. Namun dana itu diduga ‘disunat’ alias dipotong Rp450 ribu, sehingga mereka hanya mengantongi sisanya Rp150 ribu.

Menjawab konfirmasi Mediadelegasi, belum lama ini Sekretaris Desa (Sekdes) Seirotan, Suwarman mengatakan pihaknya telah menyalurkan Rp600 ribu untuk masing-masing 152 Kepala Keluarga (KK) warganya.

“152 warga penerima menandatangani daftar penerimaan BLT disertai dengan stempel dan sidik jari masing-masing warga di atas tanda bukti pengeluaran uang dengan Nomor 00209/KWT/26.2018/2020 sebagai penyaluran tahap pertama di bulan April 2020,” jelas Suwarman.

BACA JUGA:  Yosua Simamora Sembuh, Keluarga Negatif Covid-19

Menurutnya, di kwitansi tersebut, bantuan yang diberikan kepada warga bertuliskan Rp600 ribu tanpa pemotongan pajak disertai beberapa berkas lainnya seperti absen 152 warga yang termasuk sebagai Laporan Pertanggungjawaban Desa. “Kami tidak akan macam-macam dalam menggunakan anggaran BLT ini,” tegasnya menjawab kabar beredar tentang dugaan pemotongan dana itu.

Akui Potong

Pada bagian lain, Kepala Desa (Kades) Seirotan Suwandi MS bagai tak merasa ‘berdosa’ kepada rakyatnya yang terdampak pandemi Covid-19.

Pasalnya dia diduga ‘menyunat’ dana BLT senilai Rp450 ribu dari setiap Kepala Keluarga (KK) penerima dana bantuan itu. Alasannya sederhana, sesuai kesepakatan dalam musyawarah dengan warga.

Menurut Suwandi Rp600 ribu itu dibagi empat sehingga penerima memperoleh Rp150 ribu. Yang Rp450 ribu menjadi tiga bagian lagi disalurkan kepada warga yang belum mendapat. “Itu ada daftar penerimaannya sama pendamping,” katanya.

BACA JUGA:  Peran dan Kepedulian Masyarakat Hadapi Wabah Covid-19 Menjadi Trend

“Ya, saya memberikan Rp150 ribu/KK meskipun laporan LPJ kami tertulis Rp600 ribu/KK, karena saya sudah musyawarah sebelumnya dengan warga.,” tangkis Suwandi MS menjawab konfirmasi Mediadelegasi, secara terpisah dengan Sekdes Suwarman. D|Med-53

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan
​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh
​Krisis Listrik di Deli Serdang: Warga Pancur Batu Keluhkan Pemadaman Berulang, Kerugian Usaha Capai Jutaan Rupiah ​
Garuda Muda Awali Piala AFF U-19 dengan Pesta Tiga Gol ke Gawang Myanmar
Bobby Nasution: Pancasila Solusi Nyata untuk Tantangan Global Masa Kini
Penelitian Lenny Lusia Simatupang, Suku Batak Toba Cenderung Miliki Ginjal Lebih Tangguh
Reuni Akbar Alumni YAHDI Maju Sepekan, Digelar 5 Juli 2026 Demi Sesuai Kalender Pendidikan
Rupiah Melemah, Harga Oli Melonjak 30 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:07 WIB

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:22 WIB

​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

​Krisis Listrik di Deli Serdang: Warga Pancur Batu Keluhkan Pemadaman Berulang, Kerugian Usaha Capai Jutaan Rupiah ​

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:19 WIB

Garuda Muda Awali Piala AFF U-19 dengan Pesta Tiga Gol ke Gawang Myanmar

Senin, 1 Juni 2026 - 16:47 WIB

Bobby Nasution: Pancasila Solusi Nyata untuk Tantangan Global Masa Kini

Berita Terbaru