Deliserdang-Mediadelegasi: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (UNIMED) menciptakan inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) unik untuk mencegah stunting. Mereka mengolah daun kelor yang melimpah di pekarangan menjadi Donat Daun Kelor bergizi tinggi bagi balita di Desa Sidourib, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Senin (13/7/2026).
Inovasi donat berwarna hijau ini langsung memikat perhatian para ibu dan balita yang hadir dalam kegiatan Posyandu setempat. Selain rasanya yang lezat, donat dipilih sebagai media PMT agar anak-anak lebih mudah menyukai makanan bergizi.
Ketua Kelompok KKN UNIMED Desa Sidourib, Siraj Al Muntasir Billah, mengungkapkan bahwa ide ini lahir dari melimpahnya tanaman kelor di desa yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Daun kelor merupakan bahan pangan lokal bergizi tinggi, kaya akan protein, kalsium, zat besi, serta vitamin A dan C yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting,” ujar Siraj.
Ia menambahkan, bentuk donat sengaja dipilih agar edukasi gizi menjadi lebih menarik bagi anak-anak. Resepnya pun dirancang sederhana dan terjangkau agar ibu-ibu bisa mempraktikkannya sendiri di rumah.
Inovasi ini mendapat apresiasi hangat dari Istri Kepala Desa Sidourib, Ny. Nur Aisyah Perangin-angin, yang turut mendampingi kegiatan Posyandu. Ia menilai olahan pangan lokal ini sebagai solusi cerdas dan hemat biaya dalam mengatasi masalah gizi balita.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa KKN UNIMED. Harapannya, inovasi donat kelor ini tidak berhenti di Desa Sidourib saja, tetapi bisa diterapkan di desa-desa lain di Deli Serdang maupun Sumatera Utara,” tutur Nur Aisyah.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat melalui PMT berbasis pangan lokal ini diharapkan mampu menekan angka stunting secara efektif demi mencetak generasi masa depan yang sehat dan cerdas. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Hendra
Editor : Alan






