Berobat Mudah di Sumut: Cukup Bawa KTP, Layanan Kesehatan Terjamin dengan UHC Prioritas

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berobat Cukup Dengan Membawa KTP (Foto:Ist)

Berobat Cukup Dengan Membawa KTP (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Kabar gembira datang dari Sumatera Utara (Sumut)! Provinsi ini resmi meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas per 1 September 2025. Artinya, seluruh masyarakat kini dapat berobat gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), melalui Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah.

Capaian ini terwujud hanya dalam waktu delapan bulan saja, jauh lebih cepat dari target awal yang ditetapkan selama dua tahun. Keberhasilan ini tak lepas dari kepemimpinan muda Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang mengedepankan gerak cepat dan kolaborasi lintas pihak.

“Alhamdulillah, lompatan percepatan Probis ini yang seharusnya dua tahun bisa dicapai dalam delapan bulan. Ini menunjukkan komitmen Pak Gubernur memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, pada Selasa (23/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi UHC. “Pasien cukup membawa KTP, data langsung terverifikasi tanpa berkas tambahan. Kami juga menyiapkan loket khusus Probis agar pelayanan lebih cepat dan sederhana,” katanya.

Para tenaga medis juga menyambut baik program ini. “Sebagai tenaga medis, kami merasa bangga dan bersyukur karena melalui UHC semakin banyak masyarakat yang bisa berobat tanpa terbebani biaya. Melihat pasien datang dengan tenang, tidak lagi khawatir soal biaya, membuat kami lebih termotivasi memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dina Marlia, seorang perawat di RSU Haji Medan.

BACA JUGA:  Sejumlah Tokoh Sumut Dianugerahi Gelar Adat Kesultanan Deli

Seorang pasien di RSU Haji Medan, Mulyana (45), mengakui bahwa proses pelayanan Probis di rumah sakit ini sangat mudah, cepat, dan lancar.

“Saya sebelumnya tidak memiliki jaminan kesehatan. Saya langsung ke RSU Haji Medan karena demam dan badan menggigil akibat sakit tipes dan asam lambung. Saya masuk ke UGD hari Sabtu malam (20/9) dan langsung ditawarkan program UHC ini cukup menunjukkan KTP dan KK saja,” ujar Mulyana, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko di Medan.

Mulyana mengaku prosesnya sangat cepat dan ia langsung mendapatkan pelayanan kesehatan rawat inap. Ia berharap program ini dapat berjalan dengan baik sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat luas. “Pelayanan RSU Haji Medan juga sangat baik, saya puas sekali. Terima kasih kepada Bapak Bobby, semoga program ini bisa berjalan dengan lancar dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Mulyana.

Keluarga pasien di RSU Haji Medan juga mengakui bahwa program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Rizki Ramadhan (25), yang membawa ibunya, Nuraini Hasibuan (60), untuk rawat inap menggunakan program UHC mengatakan, ketika ia sampai di rumah sakit, pihak rumah sakit langsung menangani ibunya dengan cepat.

BACA JUGA:  Wali Kota dan Kapolrestabes Medan Lepas Petugas Penyemprotan Disinfektan Skala Besar

“Awalnya ibu saya sesak nafas, batuk, dan ada diabetesnya. Saya bawa ke RS dan langsung ditawari program UHC karena saya tidak punya BPJS, program ini cukup hanya dengan KTP dan KK saja. Ini baru pertama sekali saya menggunakan program ini, sangat bagus dan bermanfaat, pelayanannya juga memuaskan,” kata Rizki.

Pengamat kesehatan, Destanul Aulia, menilai keberhasilan ini bukan hanya capaian teknis, melainkan bukti kepemimpinan visioner. “UHC Sumut tercapai bukan dengan menambah beban fiskal, melainkan dengan strategi cerdas, efisiensi anggaran, dan kolaborasi. Gubernur Bobby Nasution menunjukkan bahwa keterbatasan justru bisa menjadi katalis percepatan program,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan berobat cukup dengan KTP juga menghapus hambatan birokrasi dan meningkatkan pengalaman pasien. “Ini wujud nyata kepemimpinan muda yang pro-rakyat dan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang adil, mudah, dan bermutu bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dengan UHC, masyarakat Sumut kini tak perlu lagi khawatir soal biaya ketika berobat. Cukup tunjukkan KTP, layanan kesehatan dapat diakses secara mudah, cepat, dan merata. Program ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumut secara keseluruhan.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal
Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar
Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:10 WIB

DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:05 WIB

Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 29 April 2026 - 15:11 WIB

LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Selasa, 28 April 2026 - 20:58 WIB

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker PKP Sumatera II Terkait Dugaan Korupsi Rusun Rp64 Miliar

Berita Terbaru