Bupati Sergai Hadiri Roving Seminar Kemenkumham Bahas Soal HaKI

- Penulis

Kamis, 14 April 2022 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) disadari betul oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Roving Seminar (Seminar Keliling) (ist)

Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) disadari betul oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Roving Seminar (Seminar Keliling) (ist)

Medan-Mediadelegasi: Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) disadari betul oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Roving Seminar (Seminar Keliling) yang digelar Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Hotel JW. Mariot, Medan, Rabu (13/04/202w).

Kegiatan yang digelar pada 13-14 April ini dihadiri oleh Menkumham Yasonna H. Laoly, Menparekraf Sandiaga Uno, para Gubernur, Bupati se-Sumut, Pimpinan Universitas, Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Seniman dan terbuka untuk umum.

Bagi Bupati pelaku UMKM sangat banyak di Sergai. Bahkan, katanya, sentra UMKM Pasar Bengkel di Kecamatan Perbaungn sangat dikenal terlebih di kawasan Sumatera Utara.

“Sergai punya ragam varian produk UMKM. Mulai dari produk kerajinan tangan hingga macam-macam kuliner. Ini belum lagi termasuk heritage budaya. Bahkan seniman juga banyak eksis dan masih terus berkarya di Sergai. Itu semua punya aspek kekayaan intelektual yg perlu dilindungi,” ucap Bupati.

Bupati Sergai Darma Wijaya mengaku sangat antusias menyikapi kegiatan hari ini. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan yang berhubungan erat dengan HaKI agar segera mendaftarkannya ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di bawah Dirjen Kekayaan Intelektual (DJKI).

BACA JUGA:  PDI Perjuangan Sergai Siap Menangkan Edy-Hasan

“HaKI ini penting sekali fungsinya sebagai perlindungan hukum terhadap pencipta yang dipunyai perorangan ataupun kelompok atas jerih payahnya dalam pembuatan hasil cipta karya dengan nilai ekonomis yang terkandung di dalamnya. Dengan mendaftarkan HaKI, tentu juga akan berfungsi mengantisipasi dan juga mencegah terjadinya pelanggaran atas HaKI milik orang lain,” tutup Bupati.

Menkumham Yasona Laoly pada stadium generalnya, mengingatkan pentingnya kesadaran akan kekayaan intelektual ini bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya Indonesia kaya akan kekhasan dan kekayaan intelektual, mulai dari Kekayaan Intelektual Komunal seperti Tarian, Produk Budaya, Varietas Tanaman, Merek dagang, dan lain sebagainya.

Yasonna mengambil contah sejumlah brand fashion dunia yang terkenal dan produknya dibandrol mahal sebab keuntungan HaKI.

“Mereka peduli akan kekayan intelektual. Jadi meskipun dengan bahan yang sama saat memproduksi pakaian atau aksesoris, namun karena memiliki brand terkenal sehingga harganya jauh melampaui harga kompetitornya. Hendaknya begitu pulalah dengan indonesia dan terkhusus di Sumatera Utara ini,” ujar Yasona.

BACA JUGA:  Bupati Sergai Lantik 13 Pejabat Administrator dan 102 Pejabat Pengawas

Dalam catatan Menkumham, pemohon HaKI terbanyak sejauh ini dari Sumatera Utara, hingga pantaslah seminar ini pertama kali di gelar di Medan dan menyusul di 6 Provinsi lainnya yaitu DKI, Jateng, Jabar, Jatim , Sulawesi Selatan dan Bali.

“Saya berharap gelaran Roving Seminar ini bisa meningkatkan pemahaman Kepala Daerah dan pimpinan perguruan tinggi untuk memanfaatkan sistem Kekayaan Intelektual dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi wilayah,” sebutnya.

Roving seminar ini diisi dengan rangkaian diskusi menarik seputar Kekayaan Intelektual yang tentunya melibatkan nara sumber kredibel di bidangnya di antaranya Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman, dan praktisi kekayaan intelektual lainnya.

Sebelumnya seminar dibuka dengan menabuh bersama alat musik khas Sumatera Utara Gordang Sambilan, kemudian dilanjutkan dengan tarian khas Sumatera Utara serta pertunjukan lagu-lagu etnik.
D|sgi-105.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sergai Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Koperasi Merah Putih
Pemkab Sergai Perkuat Sinergi Lintas Sektoral
PERMATA Gelar Tadabbur Al-Qur’an Bermakna Khusyuk
MTMD Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Banjir
Sinergi Kuat, Sergai Terus Berkembang
Polres Sergai Diharapkan Tangkap Penganiaya Pendeta
Polisi Selidiki Penemuan Kerangka Manusia dalam Pohon Aren Di Sergai, Sumatera Utara
Bobby Nasution Siswa Sekolah di Sumut Kini Bisa Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Sergai Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:54 WIB

Pemkab Sergai Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Senin, 26 Januari 2026 - 20:32 WIB

PERMATA Gelar Tadabbur Al-Qur’an Bermakna Khusyuk

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:33 WIB

MTMD Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Banjir

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:02 WIB

Sinergi Kuat, Sergai Terus Berkembang

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB