Dewan HAM PBB Dipimpin Indonesia

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Dwan HAM PBB sekaligus Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro. Foto: Ist.

Presiden Dwan HAM PBB sekaligus Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Dunia internasional memberikan kepercayaan penuh kepada Indonesia untuk menakhodai Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sepanjang tahun 2026. Penetapan bersejarah ini diresmikan dalam pertemuan organisasi pertama Dewan HAM PBB di Jenewa pada 8 Januari 2026, menandai tonggak penting bagi diplomasi Indonesia di kancah global.

Terpilihnya Indonesia terasa kian istimewa karena bertepatan dengan dua dekade berdirinya Dewan HAM PBB sejak dibentuk pada tahun 2006. Mandat ini bukan sekadar jabatan formal, melainkan pengakuan dunia atas konsistensi Indonesia dalam memajukan agenda kemanusiaan, sekaligus menjadi kali pertama Indonesia menduduki kursi kepemimpinan tertinggi di lembaga tersebut.

Langkah menuju kursi kepresidenan ini telah dipersiapkan dengan matang melalui konsensus di internal negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG) pada akhir Desember 2025. Dukungan solid dari kawasan Asia-Pasifik ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Indonesia dipandang mampu mewakili kepentingan kolektif negara berkembang dan maju secara berimbang.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras mesin diplomasi Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri. Pemerintah secara intensif menggerakkan seluruh perwakilan diplomatik di luar negeri serta melakukan pendekatan strategis kepada negara-negara sahabat di Jakarta, sejalan dengan visi pimpinan nasional untuk memperkuat pengaruh Indonesia dalam forum multilateral.

BACA JUGA:  Indonesia Harus Serius Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pandji-dilaporkan-pdip-pasang-badan/

Struktur Pimpinan

Dalam struktur kepemimpinan ini, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, akan bertindak sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Pengalaman panjang Sidharto, termasuk perannya sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN dan Duta Besar untuk India, menjadi modal kuat untuk menavigasi dinamika politik internasional yang kompleks di Jenewa.

Sepanjang tahun 2026, Indonesia akan memikul tanggung jawab besar dalam memimpin seluruh sidang rutin dan memandu proses pengambilan keputusan Dewan. Peranan ini menuntut kemampuan mediasi yang tinggi, mengingat Dewan HAM PBB seringkali menjadi arena perdebatan sengit mengenai berbagai krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia membawa misi besar melalui tema “A Presidency for All”. Tema ini merupakan refleksi dari niat tulus Indonesia untuk memastikan bahwa Dewan HAM PBB bekerja secara inklusif, merangkul semua pihak tanpa terkecuali, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan imparsialitas dalam setiap laporannya.

BACA JUGA:  Kejuaraan Dunia Gimnastik Tanpa Israel: Indonesia Batalkan Visa Atlet Usai Banyak Penolakan

Kepemimpinan Indonesia juga ditargetkan untuk memperkuat dialog lintas kawasan yang selama ini sering terfragmentasi. Dengan semangat membangun kepercayaan (trust building), Indonesia berupaya meminimalisir politisasi isu HAM dan mendorong partisipasi konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kredibilitas Dewan sebagai pilar utama sistem multilateral.

Rekam jejak Indonesia di bidang HAM internasional memang terbilang impresif; Indonesia tercatat telah enam kali terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB. Selain itu, Indonesia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan HAM pada 2009 dan 2024, serta pernah memimpin Komisi HAM PBB (pendahulu Dewan HAM) pada tahun 2005.

Melalui presidensi 2026 ini, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk membuktikan bahwa nilai-nilai demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi dapat berjalan selaras dengan kepentingan pembangunan. Kepemimpinan ini diharapkan mampu melahirkan solusi nyata bagi tantangan HAM global yang semakin dinamis di masa depan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan
Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam
MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG
Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Penetapan Tersangka Dinilai Sah
Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi
Vonis Banding Dipangkas, Menteri Pigai Dorong Kasasi Hingga PK Demi Keadilan Andrie Yunus
Hasil Tes CAT PPIH 2027 Dilihat Secara Langsung, BKN: Skor Real-Time Tayang di YouTube
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:27 WIB

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan

Senin, 7 September 2026 - 14:32 WIB

Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam

Senin, 7 September 2026 - 13:09 WIB

MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG

Senin, 7 September 2026 - 12:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini

Sabtu, 5 September 2026 - 17:54 WIB

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi

Berita Terbaru