Digitalisasi Sektor Pertanian Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2020 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Sri Ayu Andayani, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Majalengka. Foto: D|Ist

Bandung-Mediadelegasi:  Sektor pertanian tidak akan pernah lepas dari kebutuhan masyarakat. Di tengah pandemik Covid-19, sektor pertanian paling mampu bertahan. 

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Majalengka (Unma) Bandung, Jawa Barat, Dr Sri Ayu Andayani kepada Mediadelegasi, Minggu (3/5), secara tertulis mengungkapkan, sektor pertanian patut  disebut sebagai pengaman.

“Bahan pangan terus dibutuhkan membuat pertanian harus melakukan produksinya secara terus menerus. Bahkan harus meningkat produksi, karena pangan kita sangat diandalkan untuk pemenuhan kebutuhan seluruh masyarakat,” ujar Sri Ayu.

Menurutnya, peluang inilah yang harus diambil para petani. Namun menjadi persoalan, dengan produk pertanian yang dihasilkan para petani bagaimana mendistribusikannya sementara orang stay at home. “Saat inilah teknologi harus diperankan,” ungkap Sri.

BACA JUGA:  Pemkab Purwakarta Padukan Program Gempungan dengan TMKK

Dikatakan, teknologi hanya dapat dimanfaatkan oleh pertanian berskala menengah ke atas karena daya dukung yang kuat. Petani yang hanya subsisten tidak pernah berpikir sentuhan teknologi. “Dengan meluasnya wabah ini membawa hikmah bahwa saatnya semua pertanian harus sudah menggunakan teknologi informasi,” sebut Sri Ayu.

Ditambahkannya, digitalisasi dalam kondisi ini sangat diperlukan, dengan berdiamnya semua orang di rumah sementara semua kebutuhan khususnya pangan terus diperlukan, maka peran digitalisasi sangat tepat.

“Digitalisasi pada sektor pertanian sangat berpeluang tinggi, baik itu mulai dari proses budidaya sampai proses pemasaran dari pertanian konvensional beralih ke pertanian modern sehingga hal ini pun akan  menambah minat para kaum milenial dalam berusaha di sektor pertanian,” katanya.

BACA JUGA:  Medistra dan Deli Husada Terus Tingkatkan Kualitas Dosen

Dengan tidak memaksakan para petani untuk beralih ke teknologi, namun kata Sri,  menghadapi kondisi pandemi wabah saat ini, mau-tidak mau memaksa para petani beralih ke digitalisasi untuk terus bisa berproduksi dan ini berpeluang meningkatkan kesejahteraan hidup dan tetap berperan sebagai pahlawan bangsa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. D-Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil
Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah
Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Lisa Mariana Jadi Tersangka Video Porno, Polisi: Unsur Penyidikan Sudah Terpenuhi
Kasus Bank BJB Memanas, Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:53 WIB

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:32 WIB

Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir

Kamis, 18 Desember 2025 - 00:20 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar

Berita Terbaru