Dugaan Eksploitasi Program Magang di Jerman, Moeldoko Minta Polisi Cermat Selidiki

Kamis, 21 Maret 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menkopolhukam Hadi Tjahjant, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala KSP Moeldoko

Foto Menkopolhukam Hadi Tjahjant, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala KSP Moeldoko

Jakarta-Mediadelegasi: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara soal kasus mahasiswa Indonesia yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus magang ke Jerman. Menurutnya kasus itu terjadi karena tata kelola penyelenggaraan magang mahasiswa Indonesia di luar negeri yang masih buruk.

“Ini jadi pembelajaran bagi negara. Satu sisi banyak anak–anak kita ingin ke luar negeri dan nggak punya duit sehingga tidak mikir risiko, diperburuk lagi dengan tata kelola,” kata Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi terkait permasalahan magang mahasiswa di luar negeri, di gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (20/3).Pada kesempatan itu, Moeldoko menekankan agar kepolisian lebih cermat dalam melakukan penyelidikan. Sebab, persoalan itu menurutnya menyangkut institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Ia mewanti-wanti agar persoalan magang mahasiswa Indonesia di luar negeri, tidak menjadi komoditas politik dan memunculkan kegaduhan di ruang publik “Untuk itulah KSP ikut hadir dan terlibat dalam persoalan ini agar tidak menjadi bola liar yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Apalagi sekarang tahun politik,” pungkas Moeldoko.

BACA JUGA:  "Budi Arie Siap Diperiksa Terkait Staf Komdigi yang Jadi Tersangka Kasus Judi Online – Begini Respons Meutya Hafid"

Menurut Moeldoko ada disinformasi antara lembaga penyedia program dengan pihak kampus. Menurutnya Ferienjob, program yang menyediakan magang di Jerman, dinilai bagus karena mahasiswa dapat belajar sambil bekerja atau learning by working. Ia juga menyebut Ferienjob merupakan program resmi lembaga ketenagakerjaan Jerman untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja dan mendapat uang tambahan.

“Ini program resmi tapi infonya ke kampus tidak sesuai. Jadi ada disinformasi antara program magang Jerman dengan mahasiswa yang ada di sini,” terangnya.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru